Persib Bandung Bersiap Segel Gelar Juara Super League Kontra Persijap

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Persib Bandung berpeluang besar mengunci gelar juara Super League musim 2025/2026 saat menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Pertandingan pamungkas yang disiarkan langsung oleh Indosiar ini menjadi penentu bagi skuad asuhan Bojan Hodak yang kini memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas pesaing terdekat mereka, Borneo FC.

Klub berjuluk Maung Bandung tersebut hanya memerlukan hasil imbang melawan Laskar Kalinyamat untuk mengangkat trofi tanpa perlu bergantung pada hasil pertandingan antara Borneo FC menghadapi Malut United.

Manajemen Persib Bandung telah menyiapkan rangkaian seremoni penyerahan trofi juara, medali, serta penghargaan individu jika tim berhasil memastikan gelar kampiun pada laga pamungkas ini.

Prosesi pengangkatan piala dirancang dalam dua tahap, dimulai dari area VIP bawah untuk tamu VVIP, operator liga, serta sponsor, kemudian dilanjutkan di panggung tengah lapangan bersama para pendukung.

Pihak manajemen mengimbau para suporter untuk menjaga ketertiban umum dan mematuhi seluruh regulasi demi kelancaran jalannya acara perayaan bersejarah tersebut.

"Kami memahami antusiasme dan harapan besar Bobotoh menjelang pertandingan pekan terakhir ini. Apabila PERSIB berhasil meraih hasil terbaik dan memastikan gelar juara, tentu itu akan menjadi momen spesial yang ingin dirasakan bersama oleh seluruh keluarga besar PERSIB," ujar Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama.

Manajemen menegaskan pentingnya kedewasaan sikap dari para pendukung agar prosesi penyerahan piala di stadion dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

"Karena itu, kami mengajak seluruh Bobotoh untuk menjaga kondusivitas dan menikmati setiap proses seremoni dengan tertib. Akan ada dua prosesi pengangkatan piala yang disiapkan agar momen bersejarah tersebut dapat dinikmati oleh seluruh pihak, termasuk Bobotoh yang hadir langsung di stadion," kata Adhi Pratama.

Larangan keras juga diberlakukan terkait penggunaan bahan piroteknik di dalam area stadion karena dapat mengganggu kenyamanan dan jalannya acara resmi liga.

"Kami mengimbau agar Bobotoh tidak menyalakan flare, petasan, maupun benda piroteknik lainnya, khususnya saat seremoni pengangkatan piala berlangsung. Imbauan ini bukan untuk mengurangi euforia atau kebahagiaan dalam merayakan, tetapi agar seluruh perhatian tetap tertuju pada tim, trofi, dan momen bersejarah yang sedang dirayakan bersama," tutur Adhi Pratama.

Pihak panitia pelaksana tidak akan ragu untuk menghentikan atau menyesuaikan rangkaian acara perayaan jika ditemukan pelanggaran yang mengancam aspek keamanan di dalam stadion.

"Perlu dipahami juga bahwa apabila terjadi penyalaan flare, petasan, atau kondisi lain yang berpotensi mengganggu keamanan, visibilitas, maupun kelancaran acara, maka rangkaian seremoni akan menyesuaikan situasi di lapangan dan baru dapat dilanjutkan kembali setelah kondisi stadion dinyatakan aman serta kondusif," ucap Adhi Pratama.

Manajemen meyakini bahwa seluruh pendukung mampu menunjukkan sikap yang membanggakan sebagai bagian dari sejarah besar klub asal Jawa Barat ini.

"Kami percaya Bobotoh memahami arti penting momen ini. Jika waktunya tiba, mari rayakan dengan bangga dan tunjukkan bahwa Bobotoh mampu menjadi bagian dari sejarah dengan cara yang tertib, dewasa, dan membanggakan," kata Adhi Pratama.

Di sisi lain, Persijap Jepara dipastikan tampil tanpa beban di GBLA karena posisi mereka sudah aman dari ancaman degradasi, sehingga tim asuhan Mario Lemos berpotensi menyulitkan tuan rumah.