Persib Bandung Juara Super League 2025&2026 Usai Imbang Lawan Persijap

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Persib Bandung berhasil memastikan gelar juara Super League 2025-2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada laga pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.

Hasil satu poin ini membuat tim asuhan Bojan Hodak finis di puncak klasemen dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan. Persib Bandung unggul head to head atas Borneo FC yang menempati peringkat kedua dengan jumlah poin yang sama.

Kemenangan telak Borneo FC dengan skor 7-1 atas Malut United menjadi sia-sia untuk memperebutkan takhta tertinggi. Keberhasilan ini membuat Maung Bandung mengukir sejarah monumental sebagai klub Indonesia pertama yang meraih hattrick juara secara beruntun pada era Liga Indonesia setelah mempertahankan gelar musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Berdasarkan laporan Kompas.com, Persib tampil dominan sepanjang laga namun kesulitan menembus pertahanan ketat Persijap. Thom Haye membuka peluang pada menit ke-4 melalui tendangan spekulatif, disusul peluang emas Adam Alis dari umpan terobosan Thom Haye yang digagalkan kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah.

Persijap sempat mengancam melalui sundulan Wahyudi Hamisi dan sepakan Rendy pada menit ke-43 yang diselamatkan kiper Teja Paku Alam. Pada babak kedua, tekanan Persib melalui Andrew Jung pada menit ke-57 dan sundulan Julio Cesar menjelang akhir laga tetap tidak mampu mengubah skor 0-0.

Dampak kepastian gelar juara ini membuat Jalan Asia Afrika di Kota Bandung lumpuh total sejak Sabtu sore akibat dipadati warga yang menggelar nonton bareng. Dilansir dari CNN Indonesia, massa menyalakan flare menjelang akhir laga dan bersorak merayakan kemenangan tanpa adanya keluhan dari pengguna jalan yang terhambat.

Konvoi perayaan juara rencananya akan digelar pada Minggu (24/5/2026) dengan rute yang dimulai dari Gedung Sate dan berakhir di kawasan Asia Afrika.

"Juara," kata warga saat wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan laga akhir Persib Bandung.

Masyarakat Bandung menyambut antusias keberhasilan bersejarah ini di sepanjang jalan protokol.

"Tetap loyal dan juara di hari masyarakat. Pokok na the best," ujar Kurniawan, salah seorang warga Bandung.

Apresiasi atas keberhasilan Maung Bandung juga datang dari pihak lawan di kompetisi teratas sepak bola tanah air.

"Pertama kami ucapkan selamat kepada Coach Bojan, karena tidak mudah bisa dapat piala tiga kali berturut-turut. Itu tidak mudah. Selamat buat dia," kata Fabio Lefundes, Pelatih Borneo FC Samarinda dalam sesi konferensi pers yang dikutip Detik.com.

Fabio menilai Persib memiliki kedalaman skuad yang sangat baik dengan komposisi pemain berkualitas serta diuntungkan oleh dukungan besar dari suporter sepanjang musim.

"Saya yakin dia tidak punya separuh dari masalah yang kita punya di sini. Dia punya banyak pemain berkualitas dan terlalu banyak pilihan, terutama pemain muda," tutur Fabio.

Kendati harus puas berada di posisi runner-up, juru taktik asal Brasil tersebut tetap mengapresiasi perjuangan skuad Pesut Etam.

"Dia juga bekerja di salah satu tim yang punya banyak suporter," lanjut Fabio.

Pihaknya memilih bersyukur karena timnya mampu memberikan persaingan ketat hingga pekan terakhir kompetisi.

"Tapi saya tidak mau komplain. Saya harus bersyukur kepada Tuhan karena kita juga sudah berjuang sampai akhir kompetisi," ucap Fabio.

Fabio menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen tim Borneo FC atas dedikasi mereka sepanjang musim.

"Saya berterima kasih kepada para pemain. Mereka berjuang luar biasa, staf pelatih juga luar biasa. Kita kerja sangat luar biasa," kata Fabio.

Borneo FC harus merelakan gelar juara musim ini kepada tim rival meski telah berjuang maksimal.

"Sekali lagi selamat buat Coach Bojan dan tim Persib Bandung," kata Fabio.