Manajemen Persib Bandung secara resmi melarang pendukung Arema FC, Aremania, untuk hadir langsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga pekan ke-29 Super League 2025/26, Jumat (24/4/2026) malam. Kebijakan ini merujuk pada regulasi kompetisi yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion.
Klub berjuluk Maung Bandung tersebut menekankan kepatuhan terhadap Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/26. Aturan ini merupakan bagian dari masa transisi transformasi sepak bola nasional yang membatasi pergerakan suporter tandang.
Head of Communications Persib, Adhi Pratama, memberikan peringatan keras mengenai konsekuensi hukum dan administratif jika terjadi pelanggaran aturan tersebut.
"Kami mengimbau rekan-rekanAremania untuk tidak datang ke StadionGBLA. Berdasarkan Pasal 5 ayat 7 regulasi musim ini, kehadiran suporter tamu masih dilarang. Kami berharap semua pihak menghormati aturan ini karena klub akan dimintai pertanggungjawaban penuh jika terjadi pelanggaran," ujar Adhi Pratama, Kamis (23/4/2026).
Guna mengantisipasi kedatangan suporter tim tamu, Panitia Pelaksana (Panpel) Persib telah diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan. Prosedur penyaringan akan diperketat sesuai dengan mandat dari federasi dan operator liga.
"Panpel Persib akan menjalankan prosedur penyaringan ketat di area stadion. Hal ini murni implementasi dari keputusan federasi dan komitmen liga untuk memastikan transformasi sepakbola nasional berjalan sesuai jalur," ucap Adhi Pratama.
Di sisi lain, kelompok pendukung Persib tetap menunjukkan sikap terbuka secara sosial terhadap pendukung lawan. Perwakilan suporter menyebutkan adanya upaya komunikasi yang telah dijalin oleh pihak tim tamu sebelum pertandingan dimulai.
Sekretaris Umum Viking Persib Club, Arlan Sidha, mengungkapkan bahwa sejumlah perwakilan Aremania sudah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan setempat.
"Memang secara aturan tidak diperbolehkan ya. Tapi teman-teman Arema jauh-jauh hari sudah melakukan sowan dan juga meminta izin pada pihak kepolisian. Teman-teman Aremania juga menjamin tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Arlan Sidha.
Arlan menilai kedatangan pendukung asal Malang tersebut memiliki misi untuk mempererat hubungan persaudaraan antar suporter. Kondisi di lapangan dianggap cukup kondusif untuk menerima kehadiran mereka secara informal.
"Saya pikir kehadiran Aremania murni mereka ingin bersilaturahmi dengan Bobotoh. Memang ada aturan yang tidak memperbolehkan, tapi situasi kondisi lapangan memungkinkan untuk hadir," jelas Arlan Sidha.
Mengenai teknis keberadaan suporter tamu di dalam tribun, pihak suporter Bandung belum bisa memastikan protokol khusus yang akan diterapkan oleh penyelenggara pertandingan.
"Sepertinya begitu akan hadir di stadion. Tapi soal rulesnya seperti apa, apakah tidak menggunakan atribut kemudian membentangkan spanduk kita belum tahu. Untuk sementara yang penting Aremania bisa disambut baik Bobotoh di sini," ucap Arlan Sidha.
Prioritas utama saat ini adalah memberikan dukungan penuh bagi Persib yang sedang bersaing di jalur perebutan juara musim ini. Arlan mengajak seluruh elemen pendukung untuk menjaga energi positif demi mengamankan poin penuh di kandang.
"Besok adalah final untuk Persib jadi kita fokuskan untuk mendukung Persib, terlepas Aremania hadir ya kita sambut baik, tapi yang terpenting adalah semua energi kita kerahkan supaya Persib bisa menang dan menyelesaikan 6 pertandingan sisa untuk jadi juara," pungkas Arlan Sidha.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·