Pesan Mensos dalam Harkitnas: Sekolah Rakyat Harus Akuntabel dan Tanpa Korupsi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kemensos peringati Harkitnas 2026 dengan target jaring 32.640 siswa baru Sekolah Rakyat demi putus ketimpangan SDM, Rabu (20/5/2026). Foto: Dok. Kemensos

Kementerian Sosial menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Kemensos, Jakarta, Rabu (20/05/2026).

Upacara digelar sekitar pukul 7.30 WIB, dimulai dengan Pembina Upacara memasuki lapangan upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Indonesia 1945, serta penyampaian amanat.

Sebagai Pembina Upacara, Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial Abdul Muis, menyampaikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menekankan pada pentingnya membangun generasi muda sebagai fondasi kemandirian bangsa.

Dalam mewujudkan visi tersebut, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjalankan berbagai program strategis, salah satunya Sekolah Rakyat.

“Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM,” kata Abdul Muis saat membacakan sambutan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dari Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid.

Pada kesempatan ini, Abdul Muis juga sekaligus menyampaikan amanat dan arahan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kepada para pegawai, bahwa Kemensos harus menjaga amanah dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Kemensos peringati Harkitnas 2026 dengan target jaring 32.640 siswa baru Sekolah Rakyat demi putus ketimpangan SDM, Rabu (20/5/2026). Foto: Dok. Kemensos

“Dengan program dan amanah yang sebesar ini, maka penyelenggaraan Sekolah Rakyat harus dilakukan secara akuntabel, terintegritas, serta menjaga diri dari tindak pidana korupsi yang akan mengaburkan tujuan mulia dari program Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Sekolah Rakyat sudah beroperasi selama hampir dua semester di 166 titik seluruh Indonesia.

Saat ini, Sekolah Rakyat tengah mempersiapkan tahun ajaran baru dan melakukan proses rekrutmen calon siswa melalui proses penjangkauan kepada anak-anak yang paling membutuhkan.

Proses penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat telah mencapai 12.676 anak, terdiri dari 4.328 calon siswa SD, 4.604 calon siswa SMP, dan 2.935 calon siswa SMA. Proses penjaringan masih terus berlangsung hingga jelang tahun ajaran baru, ditargetkan siswa baru yang akan diterima pada tahun ini sebanyak 32.640 siswa.

Kemensos peringati Harkitnas 2026 dengan target jaring 32.640 siswa baru Sekolah Rakyat demi putus ketimpangan SDM, Rabu (20/5/2026). Foto: Dok. Kemensos

Upacara Harkitnas 2026 ini diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial. Turut serta dalam upacara ini, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Sosial.