Peserta program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dipastikan akan mendapatkan insentif selama menjalankan tugas riset dan pendampingan di kawasan transmigrasi. Kepastian mengenai hak finansial ini telah diatur secara resmi oleh pemerintah.
Dilansir dari Kompas, landasan hukum pemberian uang saku ini tertuang dalam Peraturan Menteri Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2026 tentang Transmigrasi Patriot. Aturan tersebut menegaskan bahwa setiap anggota tim yang terpilih berhak atas insentif masa penugasan.
Berdasarkan Pasal 31 ayat 2 huruf b, hak para peserta meliputi pengakuan dan perlindungan hukum serta insentif pelaksanaan riset dan kajian. Pemberian dana ini dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemerintah sejauh ini memang belum mengumumkan rincian nominal pasti yang akan diterima oleh setiap peserta. Namun, struktur pembiayaan telah disusun mencakup berbagai kebutuhan operasional selama di lapangan.
Selain insentif pribadi, kementerian menyiapkan biaya personel serta anggaran untuk akomodasi dan operasional tim. Komponen lain mencakup biaya riset, pelaporan, hingga uang perjalanan dinas dalam negeri bagi para peserta.
Program ini merupakan inisiatif strategis Kementerian Transmigrasi yang menitikberatkan pada kajian mendalam di wilayah pemukiman baru. Sebanyak 1.458 posisi dibuka pada tahun 2026, yang terbagi menjadi 243 jabatan Ketua TEP dan 1.215 posisi Anggota TEP.
Cakupan Wilayah dan Durasi Penugasan
Pelaksanaan program akan tersebar di 41 Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional dan 10 kawasan khusus di Papua. Selain itu, terdapat dua kawasan prioritas kementerian yang menjadi target utama riset dan pendampingan ini.
Kementerian Transmigrasi menjalin kemitraan dengan 10 perguruan tinggi negeri ternama untuk menyukseskan agenda ini. Institusi tersebut meliputi Universitas Indonesia, ITB, UGM, IPB University, Unpad, Unair, Unhas, ITS, Universitas Brawijaya, dan Universitas Diponegoro.
Masa penugasan bagi peserta di luar wilayah Papua ditetapkan selama 120 hari, terhitung sejak 31 Juli hingga 27 November 2026. Khusus untuk penugasan di kawasan Papua, durasi lebih panjang yakni mencapai 360 hari atau hingga 25 Juli 2027.
Jadwal Seleksi dan Ketentuan Sanksi
Proses pendaftaran untuk menjadi bagian dari Tim Ekspedisi Patriot 2026 dibuka mulai tanggal 1 hingga 21 Mei 2026. Hasil seleksi akhir para peserta yang lolos dijadwalkan akan diumumkan pada Jumat, 29 Mei 2026.
Pemerintah juga menerapkan aturan tegas mengenai kedisiplinan dan pemenuhan kewajiban selama program berlangsung. Terdapat sanksi bagi peserta yang melanggar aturan, mulai dari penundaan pembayaran hingga kewajiban mengembalikan seluruh dana insentif yang telah diterima.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·