Peserta UTBK yang terpergok melakukan kecurangan di kampus Undip Semarang ternyata mendaftar jurusan kedokteran gigi. Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti mengatakan, pihaknya menduga peserta yang melakukan kecurangan merupakan warga luar Kota Semarang.
"Warga luar Semarang, kemarin infonya mau masuk ke Kedokteran Gigi," ujar Kristiyastuti kepada kumparan, Rabu (22/4).
Ia menjelaskan, setelah diserahkan oleh Undip, polisi lalu memanggil orang tua peserta berjenis kelamin perempuan tersebut. Peserta itu kemudian dilepas.
"Kita datangkan orang tuanya, kita minta surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Tidak (ditahan), karena belum ujian, belum pengumuman," jelas dia.
Ia menjelaskan, pelaku tersebut bukan joki, melainkan peserta yang menggunakan perangkat komunikasi saat hendak ujian.
"Kalau headset itu harus ditancapkan ke alat, misalnya ponsel, tapi ini tidak ada. Jadi bukan alat komunikasi, tapi perangkat komunikasi. Bukan joki, tetap dia yang ujian," kata dia.
Sebelumnya, panitia UTBK di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menemukan seorang peserta yang diduga melakukan kecurangan pada hari pertama UTBK, Selasa (21/4).
Peserta memakai alat bantu dengar di telinga kanan dan kiri dengan ukuran sangat kecil untuk menjawab soal ujian.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·