Jakarta (ANTARA) - Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu mengangkut 4.650 kilogram (kg) sampah kiriman yang dibawa angin dan terdampar di Dermaga Barat Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
“Sampah kiriman tersebut diangkut menggunakan gerobak motor ke TPS (tempat penampungan sementara) dan dilakukan pemilahan oleh petugas, untuk memilih yang organik dan anorganik,” kata Sekretaris Kelurahan Pulau Pari Moh. Zaidan Waliulu di Jakarta, Kamis.
Sampah tersebut, kata dia, bukan sampah warga atau wisatawan, melainkan sampah kiriman yang hanyut di tengah laut dan terbawa angin yang mengarah ke pesisir Pulau Lancang. Sampah kiriman yang telah diangkut itu berupa batang pohon, bambu dan plastik kemasan.
Dia pun menilai sampah-sampah tersebut membuat petugas kebersihan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu sering kali kewalahan karena volumenya yang datang secara masif dalam waktu singkat.
Menurut Zaidan, diperlukan penguatan regulasi dan kolaborasi konkret antardaerah sehingga setiap daerah di hulu bertanggung jawab memastikan sampah tidak masuk ke badan air.
Sementara daerah hilir dinilai harus didukung dalam hal fasilitas pengolahan. Selain itu, pemasangan barrier atau penyekat sampah di titik-titik strategis sungai sebelum sampah itu mencapai laut juga dinilai dapat dijadikan sebagai solusi.
“Namun, perlu adanya penegakan hukum yang tegas bagi masyarakat maupun pelaku industri agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah,” tegas Zaidan.
Untuk itu, dia berharap masyarakat di seluruh lapisan mulai menyadari bahwa sampah yang mereka buang sembarangan dapat berdampak terhadap ekosistem yang lebih luas.
“Sampah kiriman yang terkumpul diharapkan tidak hanya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi dipilah untuk didaur ulang menjadi energi atau bahan bangunan, sehingga mengurangi beban lingkungan,” ungkap Zaidan.
Baca juga: Warga Kepulauan Seribu diedukasi pilah sampah dari sumbernya
Baca juga: Volume sampah libur Lebaran di Pulau Untung Jawa capai 83 meter kubik
Baca juga: Kepolisian laksanakan "Gerakan Indonesia Asri" di Kepulauan Seribu
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·