Insiden itu terjadi pada Senin, 13 Mei 2026, saat korban tengah mengikuti kegiatan wisata bersama rombongan PAUD asal Bergas, Kabupaten Semarang.
Korban datang bersama adik dan neneknya dalam rombongan wisata yang berkeliling Kota Semarang menggunakan bus tingkat, termasuk mengunjungi Museum Ronggowarsito.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi menjelaskan sebelum insiden terjadi, adik korban berlarian di area museum sehingga sang nenek diduga kurang fokus mengawasi korban.
Saat itu korban diketahui memanjat salah satu patung hingga patung tersebut roboh dan menimpa tubuhnya.
“Korban lalu memanjat patung hingga mengakibatkan patung tersebut terjatuh dan menimpa korban,” kata Kompol Riki diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu, 13 Mei 2026.
Usai tertimpa patung, korban sempat merangkak keluar sambil mengeluhkan sesak napas. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Columbia yang lokasinya tidak jauh dari museum.
Tim medis sempat melakukan tindakan operasi terhadap korban. Namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban dibawa ke Rumah Sakit Columbia dan mendapat penanganan operasi. Namun sekitar pukul 07.50 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.
Peristiwa tersebut langsung ditangani Polsek Semarang Barat. Meski demikian, pihak keluarga disebut menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak melanjutkan proses hukum.
“Dari keluarga tidak menuntut untuk dilakukan tindakan kepolisian,” pungkas Riki. 
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·