Pisa Terancam Degradasi Saat Jamu Lecce di Arena Garibaldi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pisa menghadapi ancaman degradasi otomatis dari kasta tertinggi Italia jika gagal memetik poin saat menjamu Lecce di Arena Garibaldi – Stadio Romeo Anconetani pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 01.45 WIB. Tim asuhan Oscar Hiljemark saat ini terpuruk di dasar klasemen Serie A dengan selisih 11 poin dari zona aman.

Kekalahan dalam lima pertandingan terakhir membuat posisi Nerazzurri tertahan di peringkat ke-20 dengan perolehan 18 poin. Jika kalah dari Lecce dan Cremonese berhasil menundukkan Lazio pada Senin berikutnya, kepastian Pisa turun ke Serie B secara matematis tidak dapat terelakkan lagi.

Lecce datang sebagai tim tamu dengan misi menjauh dari zona merah karena hanya unggul satu poin dari batas degradasi. Tim asuhan Eusebio Di Francesco tersebut menempati peringkat ke-17 dengan 29 poin setelah melewati enam laga tanpa kemenangan, namun kemenangan di markas Pisa akan membawa mereka unggul empat poin atas Cremonese.

Data dari La Nazione menunjukkan Pisa memiliki catatan historis yang dominan atas Lecce dengan meraih 11 kemenangan, 4 hasil imbang, dan hanya 3 kali kalah dalam 18 pertemuan resmi. Kemenangan terakhir Nerazzurri di kandang terjadi pada Desember 2021 melalui gol tunggal Giuseppe Sibilli saat kedua tim masih bersaing di kasta kedua.

Analisis dari Gazzetta AI Predictor menyoroti kapten Pisa, Antonio Caracciolo, sebagai pemain yang patut diwaspadai karena tetap menunjukkan agresivitas meski timnya terpuruk. Bek tersebut tercatat melakukan percobaan tembakan dalam 7 dari 10 pertandingan liga terakhirnya.

Dalam sejarah pertemuan kedua tim, terdapat memori pahit bagi Pisa pada Juni 2008 ketika mereka kalah tipis 0-1 dari Lecce melalui gol Tiribocchi di semifinal playoff menuju Serie A. Sementara itu, kubu tamu diprediksi akan bermain terbuka mengingat urgensi meraih tiga poin demi mengamankan posisi di klasemen sementara.