Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggandeng Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan tokoh muda Papua Billy Mambrasar melatih lebih dari 100 pemuda asli Papua untuk menjadi pengusaha properti.
Tokoh muda Papua sekaligus anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Billy Mambrasar mengapresiasi pelatihan kewirausahaan properti bagi para pemuda asli Papua.
“Terima kasih Presiden Prabowo atas kesempatan yang diberikan, dan kami akan berusaha untuk mewujudkan cita-cita dan visi bapak," ujar Billy Mambrasar dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Komitmen Presiden Prabowo dalam memperluas akses hunian layak sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Papua kembali ditegaskan melalui kolaborasi strategis antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, dan tokoh muda Papua Billy Mambrasar.
Baca juga: PKP alokasikan 3.000 unit rumah subsidi di Papua Barat Daya
Lebih dari 100 pemuda asli Papua mengikuti pelatihan kewirausahaan properti yang digelar di Sorong, Papua Barat Daya.
Dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu, pelatihan ini mengusung pemateri kunci Maruarar Sirait selaku Menteri PKP, dan Amalia Adininggar Widyasanti selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, yang memiliki semangat yang sama untuk menjadi pengusaha properti, meningkatkan taraf ekonomi keluarga, serta membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua.
Program ini bagian dari implementasi komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun dan memperbaiki sedikitnya 21.000 rumah di seluruh Tanah Papua, dengan melibatkan pelaku usaha lokal agar terjadi peningkatan kesejahteraan yang menjadi kewajiban dari Kementerian PKP.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·