Polisi Periksa Perusahaan Otobus dan Truk Tangki Terkait Tabrakan Maut

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Polda Sumatera Selatan sedang mendalami keterlibatan perusahaan bus ALS dan perusahaan truk tangki BBM dalam kecelakaan maut yang menewaskan 16 orang di Musi Rawas Utara pada Kamis, 7 Mei 2026. Penyelidikan intensif ini dilakukan guna mengungkap penyebab pasti tabrakan yang memicu kebakaran hebat tersebut.

Tim gabungan dari Polres Muratara dan Polda Sumsel saat ini masih terus mengumpulkan bukti di lapangan sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara mendalam dan komprehensif.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya memberikan penegasan mengenai status penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung di wilayah hukum Sumatera Selatan.

"Ini masih dalam proses semua ya, mohon bersabar, masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan," kata Nandang, dilansir Detikcom, Kamis (7/5/2026).

Penyidik juga membuka peluang besar untuk memanggil jajaran manajemen dari kedua perusahaan kendaraan tersebut guna dimintai keterangan resmi terkait prosedur operasional dan kelaikan armada.

"Ya nanti kita lihatlah (perusahaan kendaraan yang terlibat kecelakaan). Itu kan dalam penyelidikannya. Ini kan masih dalam proses semua, Teman-teman. Mohon sabar ya, jadi masih dalam proses penyelidikan maupun penyidikan," jelas Nandang.

Sebelumnya, tim penyidik telah menuntaskan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang dari dalam bus yang menjadi titik awal penyelidikan fisik kendaraan pascainsiden.