Kepolisian Spanyol menangkap lima pria setelah terlibat bentrokan massal menjelang laga antara UD Almeria dan Malaga CF di Almeria pada Minggu, 19 April 2026. Pertandingan tersebut sebelumnya telah dinyatakan sebagai laga berisiko tinggi oleh Komisi Anti-Kekerasan setempat.
Aksi kekerasan pecah secara tiba-tiba ketika kelompok radikal dari kedua kubu mulai saling serang. Berdasarkan konfirmasi pihak kepolisian, lima orang yang ditahan terdiri dari empat anggota Frente Bokerón yang merupakan pendukung Malaga dan satu orang pendukung Almeria.
Saksi mata di lokasi kejadian menggambarkan situasi kacau saat kelompok ultras mulai melempar berbagai benda keras. Botol kaca hingga batu berterbangan di area sekitar stadion sebelum pertandingan dimulai.
Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat dampak benturan dan kekerasan selama perkelahian tersebut berlangsung. Korban luka mendapatkan penanganan medis menyusul eskalasi konflik di luar stadion.
Kelima tersangka yang ditangkap kini berada di tahanan kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut selama satu malam. Para pelaku dijadwalkan akan dihadapkan ke pihak pengadilan pada Senin waktu setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pihak berwenang tetap menyiagakan personel keamanan dalam jumlah besar di area stadion guna mencegah aksi balasan setelah peluit panjang dibunyikan. Pengamanan ekstra tersebut tetap diperketat baik di dalam maupun di luar lingkungan stadion sepanjang malam pertandingan.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·