Polisi Tangkap WNA China Terkait Penyekapan Remaja dan Vape Narkoba

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Seorang pria warga negara China berinisial CH (50) ditangkap polisi atas dugaan penyekapan remaja berinisial AAW (17) di sebuah hotel kawasan Ancol, Jakarta Utara. Penangkapan yang dilakukan pada Sabtu (25/4/2026) pukul 03.00 WIB ini juga mengungkap kepemilikan ratusan cartridge vape berisi narkotika.

Aparat kepolisian menemukan barang bukti berupa 321 cartridge yang telah terisi dan siap untuk didistribusikan kepada pengguna di lokasi kejadian. Penemuan ini dilansir dari Detikcom melalui keterangan resmi pihak kepolisian pada Senin (27/4/2026) mengenai perkembangan kasus tersebut.

"Dari TKP pertama, kami mengamankan 321 cartridge siap edar beserta bahan dan alat pendukung lainnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Penyidik saat ini tengah mendalami jalur pasokan barang haram tersebut guna memastikan apakah terdapat keterkaitan dengan sindikat internasional. Fokus investigasi diarahkan pada keterlibatan pihak asing lainnya dalam peredaran gelap narkotika di Indonesia.

"Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap jaringan yang lebih besar. Tidak menutup kemungkinan ini merupakan bagian dari sindikat narkoba yang terorganisir, termasuk keterlibatan pelaku lain," ujar Budi.

Operasi ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Polres Metro Jakarta Utara terkait adanya aksi penyekapan dan indikasi barang terlarang. Tim gabungan dari Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya kemudian melakukan penggerebekan dan berhasil menyelamatkan korban.

"Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan, namun juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung etomidate," kata Kombes Budi Hermanto.

Korban kini telah dievakuasi dari hotel tersebut dan berada dalam pengawasan otoritas keamanan untuk memastikan perlindungan fisik. Selain pemeriksaan kesehatan, kepolisian memberikan pendampingan rehabilitasi psikologis untuk memulihkan trauma yang dialami remaja tersebut.