Sebanyak empat orang dalam satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia di dalam tenda saat berkemah di kawasan Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, akibat dugaan keracunan gas.
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami sumber gas yang mengakibatkan kematian para korban, seperti dilansir dari Detikcom pada Minggu (31/5/2026).
Penyelidikan intensif masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tragis tersebut melalui pemeriksaan laboratorium forensik.
"Dugaannya masih tetap (karena keracunan gas), karena belum ada perkembangan sampai sekarang. Hal yang ditunggu sekarang hanya hasil dari Labfor. Kalau sudah ada hasil dari Labfor dan Biddokkes secara resmi, walaupun secara nonresmi pun pasti kita terima, cuman belum ada," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra.
Polisi mengidentifikasi dua sumber potensial yang menghasilkan gas beracun di dalam tenda tempat para korban menginap.
"Gas itu gas apa? Ternyata gas pembakaran. Dan gas pembakaran itu pembakaran apa? Ternyata ada dua, pembakaran arang untuk yang penghangat itu dan pembakaran masakan (barbeque). Jadi dua itu. Dua itu, ada dua kemungkinan itu masih tetap ada, nggak ada kemungkinan tambahan. Sampai saat ini kita belum ada petunjuk bahwa ada kemungkinan tambahan terkait dengan penyebab kematian, nggak ada. Masih tetap dua petunjuknya," kata Komang.
Petugas di lapangan menjelaskan situasi udara di dalam tempat kejadian perkara saat proses pemeriksaan berlangsung.
"Tidak (mencium bau gas). Begini, gas CO, karbon monoksida itu tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Jadi nggak bisa. Seandainya pun ada, itu tidak bisa diketahui kasat mata, nggak bisa. Karena setelah dibuka sedikit pintu (tenda) itu, ketika kita olah TKP itu pasti oksigen sudah masuk langsung," jelasnya Komang.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·