Kepolisian Resor Lumajang mengamankan sepuluh orang pria yang diduga melakukan aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap seorang kepala desa pada Jumat (17/4/2026). Penangkapan para tersangka dilakukan setelah identitas mereka teridentifikasi melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV di kediaman korban.
Aksi kekerasan massal terhadap Kepala Desa bernama Sampurno tersebut ditangani secara intensif oleh penyidik kepolisian setempat. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, beberapa pelaku ditangkap di lokasi persembunyian yang berbeda, sementara sebagian lainnya menyerahkan diri ke markas polisi.
"Kami sudah mengamankan 10 orang pelaku pengeroyokan terhadap Kepala Desa di Lumajang," kata Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar.
Para tersangka yang saat ini sudah ditahan memiliki inisial GF, MB, MS, JP, AM, FA, MS, SP, EP, dan SJ. Pihak berwenang saat ini tengah fokus menggali keterangan dari para pelaku guna mengungkap alasan di balik tindakan anarkis tersebut.
"Alex menambahkan saat ini para pelaku masih diperiksa secara intensif, terutama untuk mendalami motif aksi brutal tersebut," lapor Detikcom terkait proses interogasi yang sedang berjalan di tingkat penyidikan.
Selain sepuluh orang tersebut, petugas juga menelusuri dugaan keterlibatan seorang warga bernama Dani dalam insiden ini. Meskipun korban menyebut nama tersebut, penyelidikan awal menunjukkan bahwa sosok Dani tidak terlihat berada di tempat kejadian perkara saat pengeroyokan berlangsung.
Bukti utama dalam kasus ini berupa rekaman CCTV menunjukkan detik-detik para pelaku melancarkan serangan secara bersama-sama kepada korban. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini dapat diproses secara hukum.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·