Portland Timbers Hadapi Sporting Kansas City dalam Perayaan Malam AAPI

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Portland Timbers dijadwalkan menjamu Sporting Kansas City dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer di Providence Park pada Minggu, 10 Mei 2026. Pertandingan pekan ke-12 ini akan dipadukan dengan perayaan malam Asian American Pacific Islander (AAPI) yang menampilkan berbagai pertunjukan budaya mulai pukul 17.30 waktu setempat.

Berdasarkan laporan BBC dan ysscores.com, tim tuan rumah asuhan Phil Neville saat ini berada di peringkat ke-13 Wilayah Barat dengan raihan 10 poin. Sementara itu, tim tamu Sporting Kansas City tertahan di posisi ke-15 dengan koleksi 5 poin.

Klasemen MLS Wilayah TimurTimMainMenangSeriKalahPoin
1 Nashville SC1172223
2 New England1171322
3 Inter Miami1264222
4 DC United1253418
5 Chicago Fire1152417
6 Cincinnati1244416
7 Charlotte1243515
8 New York RB1243515
9 Toronto1235414
10 Montréal1140712
11 New York City1133512
12 Columbus Crew1133512
13 Atlanta United1231810
14 Orlando City1231810
15 Philadelphia Union121386

Seniman keturunan Filipina-Amerika, Pedro Ponce, merancang syal edisi terbatas sebagai elemen sentral perayaan dengan menyertakan simbol bunga Sampaguita, Jeepney, dan matahari. Ponce menjelaskan bahwa desain tersebut merupakan wujud koneksi pribadinya dengan Portland dan akar budayanya.

"This scarf is inspired by my Filipino roots and my connection to Portland. The Jeepney is a big part of the design and represents Filipino creativity and resilience." ujar Pedro Ponce, Artis.

Ponce memaparkan sejarah transformasi kendaraan militer Amerika Serikat pasca-Perang Dunia II menjadi ikon budaya berupa kendaraan hias warna-warni di Filipina. Penggunaan elemen yo-yo dalam desain juga merujuk pada sejarah imigran Filipina yang mempopulerkan mainan tersebut di Amerika Serikat.

"After WWII, American military vehicles were left behind in the Philippines, they were transformed into Jeepneys—colorful, shared vehicles that became a huge part of everyday life and are still used in the Philippines today. They are cultural icons and often known for their vibrant, colorful, designs and decorations." kata Pedro Ponce, Artis.

Detail lain pada syal mencakup bunga nasional Filipina yang melambangkan kerendahan hati dan kekuatan masyarakatnya. Ponce, yang tumbuh besar di Oregon, menggunakan media pastel minyak untuk proyek kolaborasi identitas budaya ini.

"If you look closely at the Jeepney design on the scarf, you can see a small yo-yo which is something I have loved to do all my life and is a common toy in the Philippines. A Filipino immigrant introduced the modern day yo-yo the United States and is called the “Father of the Yo-Yo” in America for popularizing the toy and demonstrating the trick-friendly design." terang Pedro Ponce, Artis.

Simbol matahari dalam desain diambil langsung dari bendera Filipina untuk merepresentasikan nilai-nilai inti komunitas. Melalui karya ini, Ponce berupaya menyatukan berbagai aspek sejarah pribadinya ke dalam satu visual tunggal.

"The flower on the scarf is the Sampaguita, the national flower of the Philippines, which represents strength and humility." ujar Pedro Ponce, Artis.

Inspirasi seni Ponce banyak berasal dari lingkungan terdekat seperti teman dan keluarga besar yang juga merupakan seniman. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi melalui keramah-tamahan dan praktik budaya sehari-hari.

"The sun is inspired by the Philippine flag and stands for freedom, unity, and hope." sebut Pedro Ponce, Artis.

Ponce merasa kolaborasi ini memberikan ruang ekspresi terhadap identitas gandanya sebagai warga Amerika keturunan Meksiko dan Filipina. Ia mengaku telah bergelut dengan dunia seni sepanjang hidupnya untuk memahami perasaannya terhadap dunia.

"This piece gave me the opportunity to express my culture, identity, and bringing different parts of who I am into one design." tutur Pedro Ponce, Artis.

Ponce lahir di Oregon dengan garis keturunan Filipina yang kuat dari ibu dan kakek-neneknya, yang membuatnya merasa kedekatan budaya melalui makanan hingga tradisi karaoke sangatlah penting.

"My name is Pedro Ponce, I’m a Filipino and Mexican American artist born and raised in Oregon. My mom was born in the Philippines, and both of my grandparents are Filipino, so staying connected to my culture has always been important to me. I do that through food, tradition, hospitality, and things like karaoke. I’ve been making art my whole life, mostly as a way to understand myself and how I feel about the world. Oil pastels are my main medium, but I love to experiment with a variety of mediums. I come from family of artists, so I gain a lot of my inspiration from the people close to me like friends and family." papar Pedro Ponce, Artis.

Rangkaian acara sebelum pertandingan akan dimeriahkan oleh penampilan Portland Taiko dan Filipino American Friendship Club of Oregon. Rachel Wong dijadwalkan menyanyikan lagu kebangsaan sebelum sepak mula dimulai.