Prabowo Bahas Stabilitas Geopolitik dan Pendidikan di Hambalang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri dan pimpinan lembaga keamanan di kediamannya, Hambalang, Bogor, Sabtu, 2 Mei 2026. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan stabilitas negara di tengah dinamika geopolitik global serta evaluasi sektor pendidikan nasional.

Pembahasan mengenai isu-isu krusial tersebut diungkapkan melalui keterangan resmi yang diunggah oleh pihak terkait pascapertemuan strategis di Bogor tersebut. Fokus utama mencakup integrasi kebijakan pertahanan dengan program-program domestik yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden membahas perkembangan sejumlah isu strategis, antara lain sektor pendidikan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional," bunyi postingan itu.

Selain sektor pendidikan, kepala negara memberikan perhatian khusus pada keberlanjutan ekonomi melalui program hilirisasi. Kebijakan ini dinilai menjadi pilar penting bagi penguatan kepentingan publik di tengah situasi dunia yang tidak menentu.

"Perkembangan program hilirisasi bagi penguatan kepentingan masyarakat, serta aspek pertahanan dan keamanan dalam menjaga stabilitas negara di tengah dinamika geopolitik global," sambungnya.

Rapat ini dihadiri oleh pejabat teras di bidang diplomasi dan kesekretariatan negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Turut hadir pula Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari serta Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo.

Sektor keamanan dan pertahanan diwakili secara lengkap oleh jajaran pimpinan tinggi militer dan kepolisian. Terlihat hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon.

Kekuatan matra TNI juga turut hadir melalui KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAL Laksamana Muhammad Ali. Selain unsur militer, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Muhammad Herindra, serta Kepala Badan Logistik Kemhan Marsekal Madya Yusuf Jauhari juga mengikuti jalannya rapat koordinasi tersebut.