Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sejumlah regulasi strategis sektor ketenagakerjaan guna menyambut peringatan Hari Buruh atau May Day pada Senin (27/4/2026). Rencana kebijakan tersebut disusun bersamaan dengan persiapan teknis perayaan yang melibatkan langsung organisasi pekerja di Istana Kepresidenan.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli telah melaporkan perkembangan berbagai program kerja kepada Presiden, termasuk aturan hukum baru yang akan menjadi kado bagi buruh. Dilansir dari Detik Finance, pemerintah saat ini sedang mematangkan rincian kebijakan yang menyentuh momentum peringatan tahunan tersebut.
"Yang terakhir terkait dengan persiapan May Day. Ada beberapa hal, nanti detailnya ya," ujar Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).
Menaker menegaskan bahwa dirinya tidak akan mendahului Presiden dalam menyampaikan rincian poin-poin kebijakan tersebut. Pengumuman resmi dijadwalkan akan dilakukan secara langsung oleh kepala negara dalam waktu dekat.
"Nanti detailnya akan disampaikan, ya ada beberapa regulasi, nanti Pak Presiden sendiri yang mengumumkan," tutur Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan bahwa atensi Presiden Prabowo mencakup aspek teknis yang mendalam. Sejak Maret 2026, Presiden dilaporkan terlibat aktif dalam merancang atribut yang akan digunakan oleh massa buruh saat aksi peringatan nanti.
"Sejak awal Maret, Presiden Prabowo menaruh perhatian sangat-sangat luar biasa. Saya dipanggil oleh Presiden, duduk berdua, beliau mendesain khusus kaos May Day. Nah ini yang harus saya sampaikan ke publik, begitu sayangnya beliau sama buruh," kata Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI.
Andi Gani menyampaikan rasa haru atas komunikasi intensif yang dibangun oleh Presiden terkait persiapan tersebut. Selain aspek simbolis, kehadiran Presiden dalam puncak peringatan May Day 2026 juga telah terkonfirmasi.
"Bapak Presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraannya dan beliau akan menyampaikan apa yang akan beliau lakukan di tahun 2026," tutur Andi Gani, Presiden KSPSI.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·