Pram Larang Warga Jual Hewan Kurban di Trotoar: Ganggu Aktivitas Publik

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Potret lapak hewan kurban yang berdiri di atas trotoar jelang Idul Adha di Jalan KS Tubun, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (4/6/2025). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menegaskan larangan penjualan hewan kurban di lokasi yang mengganggu aktivitas publik seperti trotoar, taman, dan kebun menjelang Idul Adha 2026.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI telah mengeluarkan instruksi agar pedagang hewan kurban tidak menggunakan ruang publik yang bukan peruntukannya.

“Di Jakarta saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman,” kata Pramono usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5).

Pram mengatakan pedagang yang masih berjualan di lokasi terlarang akan diberikan peringatan.

“Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan,” ujarnya.

Menurut Pramono, kondisi saat ini relatif sudah tertib karena penjualan hewan kurban di area-area tersebut mulai berkurang.

“Dan relatif sekarang ini kan hampir tidak ada di Jakarta,” lanjutnya.

Doorstop Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meresmikan kantor kecamatan Kebayoran Baru, Embung Jagakarsa, dan Embung Pemuda, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga memastikan pelaksanaan Idul Adha di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta akan dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Hal itu karena dirinya akan berangkat menunaikan ibadah haji pada hari ini.

“Sedangkan untuk Idul Kurban, nanti yang di Jakarta yang memimpin Pak Wagub. Kebetulan saya hari ini pergi,” kata Pramono sambil tertawa.

Saat ditanya tujuan keberangkatannya, Pramono memberi isyarat bahwa dirinya akan berangkat haji.

“Minta doanya aja supaya mabrur,” ucapnya sambil tersenyum.