Pramono Anung Undang Presiden Prabowo Resmikan Jalan Rasuna Said

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan wajah baru Jalan Rasuna Said yang telah bebas dari tiang monorel pada Senin, 22 Juni 2026 mendatang. Rencana peresmian ini disampaikan Pramono saat menghadiri acara pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Kalimantan Barat di Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026).

Dilansir dari Detikcom, Pramono Anung menekankan pentingnya keberlanjutan kepemimpinan dalam pembangunan daerah guna menyelesaikan masalah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya. Mantan Sekretaris Kabinet tersebut menyoroti masalah ego pemimpin yang kerap menghambat penyelesaian proyek-proyek mangkrak di Indonesia.

"Salah satu kelemahan bangsa ini adalah ego pemimpinnya kebesaran. Begitu jadi pemimpin nggak mau melanjutkan apa yang belum selesai dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Ini yang harus diselesaikan," kata Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Pramono memaparkan bahwa dalam satu tahun pertama masa jabatannya, ia memfokuskan diri untuk menuntaskan proyek era Gubernur Sutiyoso. Salah satu pencapaiannya adalah pemotongan tiang-tiang monorel di sepanjang jalur Rasuna Said yang selama ini terbengkalai.

"Maka kalau saudara-saudara lihat sekarang ini apa yang saya lakukan dalam satu tahun pertama, saya selesaikan Pak Sutiyoso, monorel yang ada di Rasuna Said sekarang sudah terpotong rapi. Tanggal 22 Juni saya akan mengundang Bapak Presiden untuk mudah-mudahan beliau berkenan untuk meresmikan," sambung Pramono.

Selain proyek monorel, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras yang sempat terkendala persoalan lahan sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama. Pramono menargetkan fasilitas kesehatan tersebut akan dikembangkan menjadi rumah sakit berskala internasional.

"Demikian juga dengan Rumah Sakit Sumber Waras, ini adalah peninggalan Pak Ahok yang tidak terselesaikan. Alhamdulillah sekarang persoalan tanahnya sudah selesai. Kita akan bangun menjadi rumah sakit internasional sehingga dengan demikian apa yang dulu digagas oleh Pak Ahok itu bisa kita jalankan," kata Pramono.

Terkait Jakarta International Stadium (JIS) yang dibangun era Anies Baswedan, Pramono menyebut pihaknya telah menyempurnakan aspek aksesibilitas. Ia memastikan koneksi transportasi menuju stadion tersebut kini lebih terintegrasi dengan kawasan Ancol dan jaringan kereta api.

"Bagaimana dengan Pak Anies? JIS. JIS ini kalau nggak ada transportasi yang baik tidak kita hubungkan dengan Ancol maka akan tetap menjadi persoalan. Maka saya membuat menghubungkan dan yang menghubungkan adalah Bank Tabungan Negara (BTN) dibangunlah menghubungkan 350 meter (jembatan)," kata Pramono.

Pembangunan stasiun KRL di kawasan bawah stadion tersebut juga dikonfirmasi telah rampung pada bulan Mei 2026. Proyek integrasi ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk memudahkan mobilisasi penonton menuju stadion.

"Alhamdulillah saya mendapatkan support dukungan dari Kementerian Pergubungan, di bawah JIS kita sudah bangun selesai pada bulan ini Stasiun KRL sehingga orang dari mana saja akan dengan gampang untuk sampai di JIS," pungkas Pramono.