Presiden FIFA Bela Kebijakan Harga Tiket Piala Dunia 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan pembelaan terkait tingginya harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026 setelah muncul gelombang protes dari suporter dan anggota parlemen Amerika Serikat. Dilansir dari Bloombergtechnoz pada Selasa, 5 Mei 2026, keluhan tersebut muncul menjelang turnamen yang dijadwalkan bergulir bulan depan di wilayah Amerika Utara.

Permintaan tiket melonjak drastis mencapai 500 juta pesanan sebelum periode penjualan resmi tahun ini dimulai. Jumlah ini jauh melampaui catatan Piala Dunia 2018 dan 2022 yang masing-masing hanya menerima kurang dari 50 juta permintaan tiket.

Gianni Infantino menjelaskan bahwa penetapan harga tersebut merupakan bentuk respons terhadap dinamika pasar di Amerika Serikat. Hal ini bertujuan untuk menekan praktik ambil untung yang dilakukan oleh para penjual tiket di pasar sekunder atau resell.

"Meskipun ada yang mengatakan harga tiket kami tinggi, tiket itu tetap dijual kembali di pasar resale dengan harga yang bahkan lebih tinggi — lebih dari dua kali lipat harga kami," kata Infantino, Presiden FIFA.

Data menunjukkan bahwa tiket untuk pertandingan final di situs penjualan kembali telah menembus angka US$10.000. Namun, Infantino menegaskan bahwa organisasi telah menyediakan kategori tiket yang lebih terjangkau bagi sebagian besar penonton selama fase grup.

"Tiket final di situs penjualan kembali kini sudah dihargai lebih dari US$10.000. Infantino mengatakan 25% tiket fase grup dapat dibeli dengan harga di bawah US$300," kata Infantino, Presiden FIFA.

FIFA menjadwalkan perilisan tiket dalam jumlah terbatas yang akan dimulai pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 12.00 ET. Penjualan ini dilakukan dengan sistem siapa cepat dia dapat melalui kanal resmi organisasi setelah sebelumnya membuka beberapa gelombang penjualan bagi penggemar global.

Piala Dunia edisi kali ini akan mencatatkan sejarah dengan total 104 pertandingan yang melibatkan 48 negara peserta di 16 kota. Selain soal komersial, Infantino turut menyoroti posisi Amerika Serikat dalam peta persaingan sepak bola internasional saat ini.

"Saya tidak mengerti bagaimana Anda bisa puas berada di peringkat 20 dalam olahraga nomor satu di dunia," kata Infantino, Presiden FIFA.

Tim nasional Amerika Serikat saat ini menempati peringkat ke-16 dalam daftar peringkat FIFA di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Posisi puncak klasemen dunia masih dikuasai oleh Prancis, Spanyol, dan Argentina sebagai juara bertahan.