Presiden Republik Italia Sergio Mattarella menyerukan pesan perdamaian kepada para suporter sepak bola saat menerima kunjungan tim finalis Coppa Italia, Lazio dan Inter Milan, di Istana Quirinale, Roma, menjelang partai puncak yang berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kepala Negara menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan menghindari gangguan ketertiban umum yang sering kali menodai pertandingan sepak bola di berbagai tingkatan kompetisi. Mattarella berharap laga final tersebut menjadi tontonan olahraga yang besar dan penuh kegembiraan bagi seluruh warga negara.
Wasit Marco Guida yang akan memimpin pertandingan mengutip pidato akhir tahun Presiden mengenai pentingnya menjaga tutur kata di lingkungan masyarakat. Penegasan ini dianggap sangat relevan dalam konteks olahraga untuk menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat.
"Un messaggio che riguarda l'intera società e che nello sport, e nel calcio in particolare, assume un valore ancora più evidente" kata Marco Guida, Wasit.
Presiden Mattarella menyambut baik pesan tersebut dan berharap imbauan untuk menjaga komunikasi yang baik dapat diterapkan oleh seluruh elemen pendukung sepak bola di Italia. Hal ini sebagai respons atas kekhawatiran terkait potensi kericuhan antar suporter.
"Mi auguro che l'invito a disarmare le parole sia raccolto anche tra i tifosi di tutto il nostro calcio" ujar Sergio Mattarella, Presiden Republik Italia.
Selain masalah keamanan, Presiden Italia juga menyoroti penurunan prestasi tim nasional di kancah internasional. Ia mengakui adanya rasa penyesalan karena tim nasional Italia belum mampu bersaing maksimal di turnamen dunia belakangan ini.
"Non posso non esprimere un sentimento di rammarico" tutur Sergio Mattarella, Presiden Republik Italia.
Mattarella membandingkan situasi saat ini dengan masa kejayaan Italia saat menjuarai Piala Dunia 1982 di Spanyol dan 2006 di Jerman, serta kesuksesan di Euro 2020. Ia menilai sepak bola nasional sedang berada dalam masa jeda yang tidak biasa.
"In questo periodo vediamo il nostro calcio competere per trofei di grande prestigio, ma tutti dentro i nostri confini nazionali" kata Sergio Mattarella, Presiden Republik Italia.
Ia berharap momentum final Coppa Italia kali ini menjadi awal dari fase kebangkitan sepak bola Italia di mata dunia. Presiden optimistis talenta para pemain di lapangan akan kembali menarik minat generasi muda terhadap olahraga ini.
"Alla mia età ho avuto il privilegio di avere seguito i Mondiali in Spagna nell'82, nel 2006 in Germania, ho accompagnato alcuni di voi a Londra per Euro2020. Non posso non esprimere rammarico per il fatto che il nostro calcio attraversa una pausa a livello internazionale insolitamente lun..." ujar Sergio Mattarella, Presiden Republik Italia.
Pelatih dari kedua tim yang hadir juga memberikan komitmen mereka untuk menjunjung tinggi permainan bersih. Arsitek Inter Milan menekankan bahwa skuadnya akan menunjukkan performa terbaik sebagai bentuk profesionalisme.
"Metteremo in campo la migliore versione di noi stessi" janji Chivu, Pelatih Inter Milan.
Senada dengan Chivu, pelatih Lazio juga menegaskan pentingnya memberikan dukungan sepenuhnya atas dasar kecintaan terhadap sepak bola. Komitmen ini diharapkan dapat meredam ketegangan selama pertandingan berlangsung.
"Dovremo fare il tifo per la nostra passione, il calcio" kata Sarri, Pelatih Lazio.
Pertandingan final ke-79 Coppa Italia ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Olimpico dengan kehadiran ribuan penonton. Presiden Mattarella sendiri diperkirakan akan menyaksikan laga tersebut melalui siaran televisi.
"Spero di essere tra i numerosi spettatori televisivi" pungkas Sergio Mattarella, Presiden Republik Italia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·