Program biaya pendidikan Sumbawa Barat menyasar 12.445 pelajar

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Untuk mendukung pembangunan daerah, kami tetap menyelenggarakan program beasiswa bagi generasi penerus bangsa di Sumbawa Barat.

Sumbawa Barat (ANTARA) - Bupati Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Amar Nurmansyah mengatakan program pendidikan biaya masuk pendaftaran sekolah telah menyasar 12.455 pelajar mulai dari sekolah Taman Kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi.

"Program kartu Sumbawa Barat Maju pendidikan telah menyasar 12.445 pelajar," kata Amar Nurmansyah saat pelaksana shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Sumbawa Barat, Rabu.

Ia mengatakan rincian program tersebut di antaranya 2.731 siswa TK, 2.875 siswa SD, 3.047 siswa SMP, 2.627 siswa SMA, 1.165 Mahasiswa perguruan tinggi.

"Program maju pendidikan telah berjalan satu tahun sejak 2025," katanya.

Nurmansyah mengatakan saat ini anak-anak di Sumbawa Barat telah memasuki masa pendaftaran sekolah, sehingga pemerintah daerah tetap melaksanakan program beasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Untuk mendukung pembangunan daerah, kami tetap menyelenggarakan program beasiswa bagi generasi penerus bangsa di Sumbawa Barat," katanya.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengatakan melalui momentum Idul Adha ini semua diajak untuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

"Idul Adha mengajarkan nilai keimanan, keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian sosial," katanya.

Ia mengatakan keimanan sejati tidak hanya diucapkan, namun dibuktikan dengan kesungguhan hati dan kerelaan untuk berkurban serta keikhlasan mendahului kepentingan orang banyak.

"Hikmah kurban bukan soal menyembelih hewan, namun semakin tinggi keimanan seorang, semakin besar kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan," katanya.

Baca juga: 43 ribu KK warga telah memiliki kartu Sumbawa Barat Maju

Baca juga: PLN akhiri keterbatasan pasokan listrik di Pulau Sumbawa

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.