PSI Klaim Puluhan Politikus Partai Lain Akan Bergabung

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, mengumumkan rencana bergabungnya sekitar 15 hingga 20 orang kader dari partai politik lain ke dalam organisasinya pada Kamis (16/4/2026). Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan internal di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, Bestari mengisyaratkan bahwa bergabungnya Rusdi Masse ke PSI hanyalah pembuka dari rangkaian perpindahan politikus lainnya. Meski demikian, pihak PSI belum bersedia merinci identitas para kader baru tersebut guna menghindari risiko pemecatan dari partai asal mereka saat ini.

"Ya nggak mungkin dong saya sampaikan (dari partai mana), tapi kan saya sudah isyaratkan bahwa Rusdi Masse itu hanya satu dari 15 sampai 20 lagi," kata Bestari Barus, Ketua DPP PSI. Ia menambahkan bahwa para politikus tersebut saat ini hanya menunggu momentum yang tepat untuk meresmikan perpindahan mereka.

Fenomena perpindahan kader antarpartai dinilai Bestari sebagai hal yang lumrah, terutama dalam masa transisi pemilihan umum. Ia menyebut istilah 'transfer politisi' sering terjadi selama musim kampanye dan merupakan dinamika yang wajar dalam dunia politik Indonesia.

Selain target puluhan kader baru, Bestari Barus juga menyampaikan harapan agar Presiden RI ke-7, Joko Widodo, dapat segera bergabung secara resmi dengan PSI. Kehadiran tokoh tersebut diyakini akan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi elektabilitas partai karena tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadapnya yang masih tinggi.

Sebelumnya pada Minggu (12/4/2026), Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, juga mengonfirmasi adanya tren peningkatan jumlah pihak luar yang tertarik menjadi anggota. Grace menyatakan jumlah tersebut terus berkembang seiring dengan penguatan struktur kepengurusan partai mulai dari tingkat desa hingga daerah di seluruh Indonesia.