PSIM Yogyakarta Jamu Malut United di Stadion Sultan Agung

Sedang Trending 3 jam yang lalu

PSIM Yogyakarta dijadwalkan menjamu Malut United dalam pertandingan lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (10/5/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim yang membawa misi kontras berdasarkan catatan performa terakhir mereka di liga.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menegaskan bahwa skuad asuhannya tidak ingin terpaku pada hasil pertemuan pertama saat menang 2-0 di Ternate pada Agustus tahun lalu. Saat ini Laskar Mataram berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin.

"Saat kami bermain di Malut, saya pikir itu pada akhir Agustus. Jadi, itu hampir sembilan bulan yang lalu. Oleh karena itu, saya rasa kedua tim tidak banyak berubah," kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM.

Juru taktik asal Belanda tersebut menginstruksikan para pemainnya untuk mewaspadai pergerakan individu lawan mengingat Malut United kini duduk di posisi keenam dengan 52 poin. Van Gastel juga telah berdiskusi dengan para pemain mengenai skema permainan tim menjelang laga kandang ini.

"Mereka memiliki pemain-pemain dengan kualitas individu yang baik yang dapat menentukan pertandingan dalam satu aksi. Jadi, kami harus berhati-hati dalam transisi," ujar dia.

Meski hanya meraih satu kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir, PSIM memutuskan untuk tidak mengubah filosofi permainan mereka. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Van Gastel setelah melakukan komunikasi internal dengan seluruh anggota tim.

"Selama beberapa minggu ini, saya berbicara dengan para pemain dan bertanya kepada mereka apakah kami harus mengubah sesuatu dalam cara kami bermain, mungkin pada susunan pemain (line-up), atau barangkali mereka memiliki ide-ide baru, atau hal-hal yang mungkin tidak saya lihat dengan cukup jelas," kata pelatih asal Belanda itu.

Keputusan mempertahankan strategi ini didasari atas kesepakatan bersama antara jajaran pelatih dan para pemain di lapangan latihan.

"Terkait cara kami bermain, kami akan tetap bermain dengan cara yang sama seperti yang sudah kami lakukan. Semuanya sepakat dengan cara kami bermain dan cara kami berlatih," kata dia.

Pemain muda PSIM, Raka Cahyana, menyatakan kesiapan fisik dan mental seluruh skuad untuk mengamankan poin penuh. Ia berharap kehadiran pendukung tuan rumah dapat memberikan atmosfer positif bagi tim.

"Kami berharap dukungan dari suporter untuk bisa memenuhi SSA (Stadion Sultan Agung) pada pertandingan besok agar dapat menambah semangat. Dan supaya besok kami bisa memberikan kemenangan untuk suporter," ucap Raka.

Di sisi lain, Malut United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan dua kemenangan telak secara beruntun. Tim asuhan Hendri Susilo ini membidik posisi empat besar klasemen untuk mengamankan persaingan di papan atas.

"Hasil positif dua pertandingan terakhir sedikit banyak mengangkat mental dan kepercayaan diri pemain. Semoga kami bisa terus berada di jalur kemenangan hingga akhir musim," ujar Hendri.

Meskipun lawan sedang dalam tren negatif, Hendri tetap meminta anak asuhnya untuk tidak meremehkan kekuatan PSIM Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya konsentrasi penuh demi menjaga peluang menyalip Dewa United di klasemen.

"Kami tetap tak boleh menganggap remeh PSIM. Saya tekankan kami akan tetap berjuang 100 persen dan fokus untuk mewaspadai kebangkitan lawan," kata Hendri.

Ambisi memperebutkan posisi empat besar menjadi motivasi tambahan bagi Laskar Kie Raha. Saat ini mereka hanya berselisih satu poin dari peringkat keempat.

"Kami akan terus bertarung untuk memperebutkan posisi empat besar melawan sejumlah tim pesaing. Ada Persebaya dan Dewa United. Semoga hal itu dapat terealisasi di akhir musim nanti," tandas Hendri Susilo.

Gelandang Malut United, Tri Setiawan, memastikan seluruh pemain siap menjalankan instruksi pelatih demi melanjutkan tren positif di Bantul. Mereka bertekad membawa pulang tiga poin untuk menjaga konsistensi tim.

"Semua pemain siap menjalankan game plan untuk melawan PSIM. Kami bertekad mempertahankan tren positif," kata Tri Setiawan, Sabtu (9/5/2026).

Seluruh pemain berkomitmen untuk tampil maksimal dalam pertandingan yang disiarkan langsung melalui stasiun televisi Indosiar tersebut.

"Saya dan rekan-rekan akan berjuang mengerahkan seluruh kemampuan pada pertandingan nanti. Semoga kami bisa kembali meraih hasil terbaik," jelasnya.