PSSI Tanggapi Protes Jakmania Terkait Pernyataan Marc Klok

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dijadwalkan mengirimkan surat balasan resmi kepada The Jakmania pada Senin (10/5/2026) terkait nota protes atas pernyataan kapten Persib Bandung, Marc Klok. Protes tersebut dipicu oleh ucapan Klok yang dinilai provokatif menjelang laga pekan ke-32 Super League 2025/2026.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengonfirmasi rencana pengiriman surat tersebut setelah menyaksikan laga final Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (9/5/2026). Langkah ini diambil setelah adanya instruksi langsung dari Ketua Umum PSSI untuk menanggapi keresahan pendukung Persija Jakarta.

"Hari Senin akan ada surat dari PSSI untuk membalas apa yang sudah disampaikan oleh The Jak," ujar Yunus Nusi, Sekjen PSSI.

PSSI mengklaim telah berkoordinasi secara internal untuk merumuskan isi balasan terhadap surat yang sebelumnya diserahkan langsung oleh Ketua Umum The Jakmania di Kantor PSSI pada Jumat (8/5/2026).

"Saya sudah menyampaikan kepada Ketua Umum, dan Ketua Umum juga sudah meminta kepada saya agar hari Senin nanti balasan surat itu dirilis atau disampaikan," sambung Yunus Nusi.

The Jakmania melayangkan nota protes karena Marc Klok secara terbuka menyerukan pendukung Persib untuk hadir di Samarinda, padahal operator kompetisi I-League telah melarang kehadiran suporter tamu. Kelompok pendukung Persija tersebut menilai tindakan Klok dapat mengganggu upaya perbaikan rivalitas antar suporter.

"Kami mempertanyakan sikap PSSI atas pernyataan dari Marc Klok yang bersifat provokatif tersebut. Mengingat pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung adalah pertandingan dengan risiko tinggi dan sejak awal ditegaskan oleh I-League bahwa suporter tamu dilarang hadir," tulis The Jakmania dalam surat protesnya.

Pihak Jakmania menekankan bahwa situasi kondusif sangat diperlukan mengingat tensi tinggi yang selalu menyelimuti pertemuan kedua tim besar tersebut.

"Saat ini kami sedang mengupayakan perbaikan rivalitas, dan provokasi sekecil apa pun dapat membahayakan proses tersebut," demikian bunyi lanjutan surat The Jakmania.

Di sisi lain, kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan perasaan uniknya lantaran harus terbang ke Kalimantan untuk menjalani laga yang berstatus sebagai pertandingan kandang bagi timnya.

"Kalau menurut saya, selama saya main di home saya enggak pernah naik pesawat. Namun, kali ini saya main home tapi naik pesawat," ujar Rizky Ridho, Kapten Persija Jakarta.

Meski harus menempuh perjalanan udara sekitar dua jam lebih menuju lokasi pertandingan, Ridho memastikan fokus tim tidak terganggu oleh kendala logistik tersebut.

"Itu bukan sebuah alasan. Kami sudah datang di sini berarti kami sudah siap untuk pertandingan besok," tegas Rizky Ridho.

Bek tengah Timnas Indonesia itu juga menambahkan bahwa skuat Macan Kemayoran telah menjalani persiapan maksimal dan siap menurunkan pilar utama guna mengamankan poin penuh.

"Persiapannya untuk pertandingan besok kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan kami semuanya sangat siap untuk pertandingan besok," tegas Rizky Ridho.

Persija mengincar kemenangan di Stadion Segiri guna memperbaiki posisi di klasemen, sekaligus menjawab dukungan ratusan suporter yang sempat mendatangi tempat latihan mereka di Depok sebelum keberangkatan ke Samarinda.

"Kami berharap bisa menjalankan instruksi dari pelatih dengan baik dankita akan bekerja mati-matian untuk pertandingan besok, dan insyaallah kitapulang bawa tiga poin. Terima kasih," tandas Rizky Ridho.