Putin Setir Mobil Sendiri Jemput Guru Sekolahnya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin tertangkap kamera melakukan aksi yang tak biasa. Bukan soal kebijakan perang atau diplomasi panas, melainkan aksi menyentuh hati saat ia bereuni dengan mantan guru bahasa Jermannya, Vera Dmitriyevna Gurevich.

Momen hangat ini terjadi di sela-sela peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) di Moskow. Video yang dirilis resmi oleh Kremlin itu pun langsung viral di media sosial.

Dalam video yang beredar luas di platform X, Putin terlihat menunjukkan sisi personalnya. Ia memilih tidak duduk di kursi belakang sebagai penumpang VVIP, melainkan duduk di balik kemudi mobil SUV mewah buatan Rusia, Aurus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putin menyetir sendiri membelah pusat kota Moskow menuju lokasi penjemputan sang guru yang kini telah berusia 88 tahun tersebut.

Setibanya di lokasi, Putin langsung menyapa Vera Gurevich dengan buket bunga besar. Keduanya pun terlibat dalam pelukan hangat yang emosional. Tak ada kesan kaku layaknya pertemuan pejabat negara, Putin tampak seperti seorang murid yang sangat menghormati sosok yang telah mendidiknya.

Setelah itu, ia mengawal Vera masuk ke dalam mobil untuk dibawa menuju kediaman kepresidenan untuk menyantap makan malam.

Dicuplik dari Economic Times, Vera Gurevich bukanlah sosok sembarangan bagi Putin. Dalam memoirnya yang berjudul "Vladimir Putin. Parents. Friends. Teachers," Vera menceritakan sosok masa kecil sang presiden di Leningrad (St. Petersburg).

Putin disebut sangat lincah, gelisah, dan sulit diam di kelas. Jika diganggu, Putin kecil akan melawan layaknya 'bulldog' yang tidak akan melepaskan lawan sebelum menang.

Orang tua Putin hidup dalam kemiskinan pasca-Perang Dunia II, di mana ibunya sempat nyaris meninggal karena kelaparan hebat.

Hubungan mereka mulai mendalam pada September 1964. Saat itu, Vera mengunjungi rumah Putin yang berusia 11 tahun karena khawatir muridnya sering sendirian tanpa pengawasan orang tua.

Vera mendorongnya untuk fokus pada studi. Berkat bimbingannya, prestasi akademik Putin meningkat pesat hingga ia berhasil masuk ke sekolah hukum dan mencapai posisinya saat ini.


(riar/lua)