Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, dipastikan tetap memenangi Sprint Race MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pada Sabtu, 25 April 2026, meskipun sempat terjatuh dan memotong jalur masuk ke pit lane. Keputusan Race Direction menyatakan aksi tersebut tidak melanggar regulasi teknis maupun keselamatan balap.
MotoGP menjelaskan bahwa Marquez melintasi Titik Waktu Masuk Pit Lane (Pit Lane Entry Timing Point) sesuai definisi yang dipublikasikan, yakni lokasi rambu batas kecepatan 60 km/jam. Otoritas balap menegaskan tidak ada aturan spesifik yang mengharuskan pembalap masuk ke pit lane melalui titik tertentu di lintasan.
Insiden bermula saat Marquez terjatuh di Tikungan 13 ketika hujan deras mulai mengguyur sirkuit. Karena posisi jatuhnya berdekatan dengan area pit, ia segera mengarahkan motornya melintasi rumput menuju garasi untuk berganti kendaraan, sementara mesin motor Ducatinya tetap menyala.
"Saya rasa dia (Marc Marquez) tidak seharusnya memenangkan balapan ini karena keputusannya sudah dibuat, 'Saya mungkin akan masuk pit di putaran berikutnya'. Dia jatuh: 'Oh, saya akan masuk pit'. Biasanya, hal seperti itu tidak diperbolehkan," kata Johann Zarco, Pembalap LCR Honda.
Zarco menilai situasi tersebut merupakan keberuntungan murni bagi Marquez yang dapat berganti motor lebih cepat dibandingkan pembalap lain yang masih berada di lintasan licin. Ia juga mempertanyakan absennya penalti dari pihak penyelenggara atas manuver tersebut.
"Jika dia tidak mendapatkan penalti, itu terus terang sangat aneh. Lalu, orang-orang akan mengatakan bahwa dia memahami aturan lebih baik daripada siapa pun, tapi menurut saya tidak, dia hanya sangat beruntung." tambah Zarco.
Menanggapi kontroversi tersebut, pihak Race Direction sebagaimana dilansir dari laman resmi MotoGP menegaskan bahwa Marquez tidak melanggar arahan marshal dan tidak membahayakan peserta lain saat menyeberangi trek. Marc Marquez pun menanggapi hasil balapan tersebut dengan nada berkelakar.
"Yeah, kita bisa mengatakan pada hari ini bahwa aku jatuh dengan cara terbaik, di waktu yang tepat, di tikungan yang tepat," ujar Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo Team.
Pembalap asal Spanyol tersebut mengakui bahwa momentum jatuhnya terjadi di lokasi yang sangat strategis sehingga memudahkannya melakukan pergantian motor dengan cepat. Kemenangan ini menjadi raihan podium tertinggi keduanya pada sesi Sprint di musim balap 2026.
"Saya Crash dengan Cara Terbaik Hari Ini" kata Marc Marquez.
Hasil akhir balapan menempatkan Francesco Bagnaia di posisi kedua dan Franco Morbidelli di urutan ketiga. Para pembalap dijadwalkan kembali bersaing dalam balapan utama GP Spanyol yang akan digelar pada Minggu, 26 April 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·