Rafa Yuste Kecam Pernyataan Florentino Perez Terkait Skandal Negreira

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Wakil Presiden Barcelona Rafa Yuste memberikan respons keras terhadap tudingan Presiden Real Madrid Florentino Perez dalam konferensi pers pada Selasa (12/5) terkait skandal Negreira. Penegasan ini muncul setelah Perez mengklaim rivalnya tersebut telah mencuri tujuh gelar juara LaLiga melalui dugaan suap wasit.

Krisis internal Real Madrid yang gagal meraih trofi dalam dua musim terakhir menjadi latar belakang serangan verbal tersebut. Dilansir dari Detik Sport, kegagalan Los Blancos di lapangan serta perpecahan di ruang ganti memicu desakan perombakan besar-besaran di level direksi klub ibu kota Spanyol itu.

Florentino Perez secara terbuka mengungkit kembali kasus dugaan suap yang menyeret nama Barcelona untuk menjelaskan situasi kompetisi domestik. Penegasan tersebut dibarengi dengan komitmennya untuk tetap menjabat sebagai orang nomor satu di Real Madrid meski performa tim sedang menurun tajam.

Pihak manajemen Barcelona melalui Rafa Yuste menilai pernyataan tersebut sebagai upaya memanipulasi opini publik. Yuste menganggap tuduhan tersebut tidak memiliki dasar objektif dan merupakan bentuk kebohongan yang sengaja disebarkan oleh pihak lawan.

"Omongan Florentino tampak menyedihkan bagi saya dan penuh dengan kebohongan," sembur Yuste dikutip Mundo Deportivo. "Klub sudah merilis pernyataan kemarin dengan mempelajari langkah hukum yang memungkinkan, tapi saya ingin bilang bahwa upaya Florentino Perez untuk menutupi sebuah bencana olahraga yang sudah berjalan selama dua tahun tidak akan membuahkan hasil apapun."

Yuste menekankan bahwa keberhasilan Barcelona dalam beberapa tahun terakhir murni merupakan hasil dari proyek olahraga yang solid. Ia menyoroti peran penting akademi La Masia dalam membantu klub memenangi liga dengan keunggulan poin yang sangat signifikan dari para pesaingnya.

"Enggak ada gunanya membicarakan tentang Negreira lagi ketika kami juara LaLiga dua kali beruntun dengan sebuah proyek yang dibangun di sekitar pemain-pemain La Masia dan pemain-pemain lain yang datang dari luar. Kami memenangi liga dengan selisih 14 poin, dan dan ini hanyalah kedok untuk mencoba membenarkan manajemen olahraga yang buruk," kata Yuste, Wakil Presiden Barcelona.

Mengenai klaim kehilangan tujuh gelar liga, Yuste menyatakan bahwa Barcelona siap melakukan pembelaan hukum demi menjaga reputasi klub. Ia menegaskan tanggung jawab manajemen terhadap pendukung klub tidak akan membiarkan tuduhan miring terus berkembang tanpa perlawanan.

"Mencuri tujuh gelar liga? Ini benar-benar keliru. Secara objektif, ini tidak benar. Dia boleh memikirkan apa yang dia mau, tapi kami akan mempertahankan diri kami sendiri karena kami berutang kepada fans, klub, dan tidak ada orang yang boleh mempermainkan klub ini," sengat bos Barcelona itu.