Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyambangi Markas Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Korps Marinir di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (12/5/2026). Kunjungan tersebut bertujuan menjajaki inisiatif strategis antara industri kreatif dengan peran pertahanan negara dalam membina semangat patriotisme anak muda.
Kedatangan Raffi Ahmad disambut langsung oleh Komandan Pasmar 1, Mayjen TNI (Mar) Ii Dasili, di Kesatrian Marinir Hartono. Berdasarkan keterangan resmi Instagram Marinir TNI AL yang dikutip Rabu (13/5/2026), pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat nilai kebangsaan melalui pendekatan kreatif dan inovatif.
Mayjen TNI (Mar) Ii Dasili menekankan bahwa sinergi dengan sektor industri kreatif merupakan langkah visioner dalam menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini. Menurutnya, kecerdasan inovatif dan komitmen menjaga negeri menjadi faktor penentu masa depan bangsa.
"Masa depan Indonesia ditentukan oleh generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, kecerdasan yang inovatif, dan komitmen untuk turut serta dalam menjaga negeri ini," kata Mayjen TNI (Mar) Ii Dasili.
Raffi Ahmad juga sempat meninjau langsung aktivitas prajurit, termasuk melihat sesi latihan bela diri karate di lapangan apel. Kunjungan ini, menurut Raffi, berkaitan erat dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Dengan sinergi yang erat antara dunia pertahanan dan industri kreatif, optimisme untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju akan semakin nyata," pungkas Raffi Ahmad.
Di sisi lain, Pasmar 1 memang sedang mengintensifkan pembinaan fisik dan mental prajurit melalui olahraga karate. Kapten Marinir Rudi Yuswanto selaku pelatih menekankan pentingnya penguasaan teknik bela diri bagi kesiapan operasional setiap personel.
"Karate bukan sekadar olahraga bela diri, namun juga sarana membentuk naluri tempur, ketegasan, serta pengendalian diri prajurit Korps Marinir," ujar Rudi Yuswanto.
Intensifikasi latihan karate ini juga dilakukan oleh Resimen Bantuan Tempur 1 Marinir (Menbanpur 1 Mar) dengan metode khusus. Komandan Menbanpur 1 Mar, Kolonel Marinir Yuyun Susanto, menegaskan bahwa kemampuan bela diri merupakan standar wajib bagi prajurit petarung.
"Melalui latihan karate ini diharapkan prajurit Menbanpur 1 Marinir dapat terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan fisik serta naluri tempur guna menunjang pelaksanaan tugas di lapangan," tegas Yuyun Susanto.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·