Ratu Sofya soal Isu Somasi Orang Tua: Ganggu Psikis-Pertimbangkan Upaya Hukum

Sedang Trending 49 menit yang lalu
Konferensi pers Ratu Sofya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ratu Sofya jadi sorotan usai dirinya disebut telah melayangkan somasi kepada orang tua. Kuasa hukum Ratu, M. Risvan, mengatakan bahwa pernyataan itu berdampak pada kondisi psikis kliennya.

Apalagi isu tersebut muncul saat pihak rumah produksi melayangkan somasi terhadap Ratu Sofya lantaran menolak ikut serta dalam kegiatan promosi film yang dia bintangi, Dosa Penebusan atau Pengampunan.

Berdampak Terhadap Psikis

Risvan menduga ada pihak yang berupaya mencampuradukan masalah tersebut dengan persoalan pribadi kliennya. Menurut Risvan, kliennya merasa tertekan dengan situasi tersebut.

"Misalnya ada yang membelit-belitkan kembali, ada yang eh apa, kembali mendiskreditkan klien kami. Karena klien kami ini pressure-nya bukan hanya terkait mengenai film juga," kata Risvan.

"Ada dari urusan pribadi dan sebagainya ketika dicampuradukkan dengan seolah-olah klien kami mau somasi ibunya kan, akan apa, menjadi kolaborasi yang menyerang psikis klien kami, gitu," tambahnya.

Minta Narasi Dihentikan

Cast film Kromoleo, Ratu Sofya saat berkunjung ke kantor kumparan, Senin (5/8/2024). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Risvan kemudian meminta agar narasi tersebut dihentikan. Risvan berharap pihak yang melontarkan pernyataan tersebut bisa meralat dan memberikan klarifikasinya.

Sebab pernyataan tersebut tak sesuai dengan fakta yang ada. Selain itu, pernyataan tersebut cukup berdampak pada psikis kliennya. Dia juga me

"Kami sampaikan tolong diralat kembali, tolong ditelaah kembali. Dan kami memohonkan agar statement tersebut tidak lagi berulang. Tidak lagi ada yang namanya prasangkaan terhadap klien kami sebagai seseorang anak yang mensomasi keluarganya, orang tuanya," ucap Risvan.

Pertimbangkan Upaya Hukum

Cast film Kromoleo, Ratu Sofya saat berkunjung ke kantor kumparan, Senin (5/8/2024). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Lebih lanjut, Risvan juga tak menampik bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas jika narasi tersebut terus dibunyikan. Namun, hingga kini Risvan menunggu iktikad baik dari pihak yang pertama kali melontarkan narasi itu.

"Tentu kalau ini berkelanjutan terus-menerus, nah tidak menutup kemungkinan baik klien kami maupun kami akan menempuh upaya hukum. Tapi untuk saat ini ya kami sampaikan bahwa itu mohon di-take down ataupun mohon diklarifikasi kembali lah," tukasnya

Konflik antara Ratu dan sang ibunda kembali menyeruak, setelah HAS Pictures melayangkan somasi kepada Ratu Sofya.

Somasi tersebut dilayangkan lantaran Ratu menolak ikut kegiatan promosi film yang dia bintangi, Dosa Penebusan atau Pengampunan.

Pihak rumah produksi juga mempertanyakan sejumlah pernyataan Ratu Sofya dalam sebuah podcast. Salah satunya soal keberatan Ratu terhadap adegan intim di film itu.