Pembalap Trackhouse Racing Raul Fernandez menyalahkan Jorge Martin atas insiden tabrakan sesama pengendara motor Aprilia dalam balapan Catalan Grand Prix. Dilansir dari Detik Sport, tabrakan di Tikungan 5 tersebut mengakibatkan Martin terjatuh ke area gravel dan gagal meraih poin pada akhir pekan balapan MotoGP Catalunya.
Kecelakaan bermula saat restart terakhir ketika Martin sedang memburu poin penting di posisi kedua di belakang Pedro Acosta. Fernandez kemudian mencoba melakukan manuver menyalip dari sisi dalam tikungan hingga senggolan antara kedua pembalap tidak terhindarkan di area apex.
Meskipun insiden tersebut sempat ditinjau oleh steward MotoGP, FIM akhirnya memutuskan tidak ada penalti maupun tindakan lanjutan untuk kedua pembalap. Dampak kejadian ini juga memicu percakapan tegang antara CEO Aprilia Racing Massimo Rivola dengan bos Trackhouse Davide Brivio setelah balapan.
"Pertama-tama, saya merasa beruntung karena saat melihat kekacauan di lintasan lurus belakang, saya merasakan benturan besar di dada dari puing motor," kata Fernandez.
Sebelum insiden tersebut terjadi, pembalap asal Spanyol ini juga sempat terkena serpihan puing akibat kecelakaan besar yang menimpa Alex Marquez.
"Setelah itu, insiden dengan Jorge cukup sulit dipahami karena saya punya kecepatan sangat bagus di Tikungan 4 dan datang ke Tikungan 5 dalam posisi siap menyalip dia," tutur Fernandez.
Fernandez menilai bahwa manuver menyalip yang dilakukannya berjalan normal karena dirinya sudah berada di dalam jalur balap yang tepat.
"Saya melihat dia mengerem terlalu cepat dan saya menyerangnya. Dari video helikopter terlihat jelas saya hampir berhasil menyalip. Lalu ketika dia melihat itu saya, dia melakukan hal yang sama seperti kemarin. Dia melepas rem dan memasukkan motor lagi ke tingkungan," ucap Fernandez.
Pihak Trackhouse Racing juga menegaskan bahwa mereka memiliki data telemetri Aprilia yang membuktikan posisi Fernandez tidak bersalah.
"Saya tidak masuk tikungan dengan kecepatan berlebihan. Saya juga tidak melebar dari racing line," ujar Fernandez.
Pembalap bernomor 25 tersebut menyatakan tidak bisa berbuat apa-apa ketika Martin tiba-tiba menutup jalur balap tepat di depan bannya.
"Saya hanya sedang menyalip dia, tapi ketika dia memasukkan motornya ke depan ban depan saya, saya tidak bisa melakukan apa-apa. Kami punya datanya dan saya melihat dengan jelas bahwa dia membuat dua tikungan ketika saya sedang menyalipnya," sebut Fernandez.
Fernandez menyampaikan rasa kecewa yang mendalam karena kecelakaan ini merugikan performa keseluruhan dari pabrikan Aprilia.
"Pertama-tama saya merasa buruk untuk Aprilia, karena saya rasa mereka tidak pantas mendapat hasil seperti ini dari kami berdua," kata Fernandez.
Di sisi lain, Jorge Martin memilih untuk langsung meninggalkan sirkuit dan tidak memberikan komentar apa pun kepada awak media setelah balapan berakhir.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·