Raymond dan Joaquin Debut Sempurna di Thomas Cup 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin berhasil melakoni debut dalam kejuaraan beregu Thomas Cup 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark, pada Jumat (24/4) malam waktu setempat. Kemenangan ini memastikan Indonesia unggul telak atas Aljazair di laga perdana fase grup.

Dilansir dari Detik Sport, duet Raymond/Joaquin yang tampil pada partai kelima sukses menundukkan wakil Aljazair, Adel Hamek/M. Abdelaziz Ouchefoun. Pertandingan berakhir dengan skor dominan 21-4 dan 21-7, sekaligus melengkapi kemenangan bersih Indonesia menjadi 5-0 di Grup D.

Nikolaus Joaquin menyatakan rasa syukur dan kebahagiaannya karena impian untuk mewakili Indonesia di ajang prestisius tersebut akhirnya dapat terwujud secara nyata.

"Senang bisa debut di Piala Thomas, akhirnya bisa jadi kenyataan kan mimpinya," ucap Joaquin.

Mengenai kondisi teknis di lapangan, Joaquin menambahkan bahwa proses adaptasi terhadap karakteristik shuttlecock masih diperlukan meskipun secara hasil akhir tim tampil memuaskan.

"Tadi bermain lancar, hanya memang sedikit harus lebih penyesuaian lagi dengan kondisi bolanya yang kencang. Secara keseluruhan hari ini cukup baik," lanjut Joaquin.

Pemain muda ini menegaskan kesiapannya untuk kembali memperkuat tim jika dipercaya oleh jajaran pelatih pada laga selanjutnya melawan Thailand.

"Untuk selanjutnya, kalau dipercaya diturunkan lagi yang pasti kami akan memberikan yang terbaik atau kalaupun tidak diturunkan kami juga siap. Kondisi kami harus selalu siap," kata Joaquin.

Sementara itu, Raymond Indra memberikan catatan evaluasi mengenai jalannya pertandingan yang berlangsung cukup singkat karena perbedaan level permainan dengan lawan.

"Kalau menemukan ritme banget sih belum ya hari ini karena secara level lawannya masih di bawah, 1-2 pukulan mati. Jadi tadi coba ambil feeling-feeling-nya saja sedikit-sedikit," kata Raymond.

Pasangan peraih gelar juara Australia Open 2025 tersebut menjadikan pengalaman dari turnamen Badminton Asia Team Championship (BATC) sebelumnya sebagai motivasi tambahan.

"Pelajaran berharga bagi kami saat tampil di BATC kemarin. Dan kami ingin lebih baik di sini daripada saat di sana waktu itu," ujar Raymond.

Setelah melewati tantangan pertama dari Aljazair, skuad putra Indonesia dijadwalkan akan segera mempersiapkan diri untuk menghadapi tim kuat Thailand pada laga lanjutan penyisihan Grup D.