Razia Dini Hari di Jakpus, Polisi Sita Celurit dan Tramadol

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Tramadol dan obat-obat kategori G lainnya Foto: Maulana Ramadhan/kumparan

Polres Jakarta Pusat menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) pada Senin (25/5) dini hari. Dalam razia tersebut, polisi menyita senjata tajam jenis celurit dan obat keras jenis tramadol.

Operasi ini melibatkan 145 personel gabungan dari jajaran polres hingga polsek. Patroli stasioner ini berlangsung selama tiga setengah jam, mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Petugas menyasar sejumlah titik rawan kriminalitas. Wilayah yang disisir meliputi Gambir, Tanah Abang, Menteng, Sawah Besar, Kemayoran, Senen, Cempaka Putih, hingga Johar Baru.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan, razia ini bertujuan untuk mencegah tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta peredaran narkoba.

“Kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini rutin kami lakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari di wilayah Jakarta Pusat,” kata Reynold dalam keterangannya, Senin (25/5).

Petugas Polres Metro Jakpus mengamankan sejumlah pengendara yang kedapatan membawa senjata tajam dan obat keras, (25/5). Foto: Dok. Polres Metro Jakpus

Dari hasil penyisiran, Polsek Senen menemukan sebilah celurit tanpa pemilik di kawasan Underpass Senen. Temuan serupa juga didapati oleh personel Polsek Cempaka Putih yang mengamankan satu celurit di wilayah Rawasari Selatan.

Selain senjata tajam, polisi juga menangkap seorang pria berinisial AZIZU MULKI di wilayah Cempaka Putih. Ia kedapatan membawa lima butir obat keras jenis tramadol saat petugas melakukan pemeriksaan kendaraan.

“Terhadap satu orang yang kedapatan membawa obat keras jenis tramadol saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh anggota,” ujar Reynold.

Di lokasi lain, polisi turut menyita beberapa sepeda motor di wilayah Tanah Abang dan Sawah Besar. Kendaraan tersebut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut karena pengendaranya tak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat yang sah.

Reynold menegaskan, patroli kewilayahan akan terus ditingkatkan demi menekan angka kejahatan. Ia juga meminta warga segera menghubungi Call Center 110 jika melihat adanya tindak kriminalitas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam, menghindari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tuturnya.