Real Madrid Gagal Raih Trofi Musim Ini Usai Takluk dari Barcelona

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Real Madrid dipastikan menyudahi kompetisi musim ini tanpa raihan trofi setelah menderita kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Barcelona di Camp Nou pada Senin (11/5/2026). Hasil negatif tersebut menutup peluang matematis klub berjuluk El Real itu untuk memenangi gelar Liga Spanyol.

Kegagalan di kompetisi domestik ini melengkapi catatan buruk Madrid yang sebelumnya telah tersingkir dari ajang Piala Super Spanyol, Copa del Rey, hingga Liga Champions. Pencapaian nihil gelar ini merupakan yang pertama kalinya dialami klub dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Situasi tersebut memicu gelombang kritik dari para pendukung yang merasa tidak puas dengan performa tim sepanjang musim berjalan. Rumor mengenai perombakan skuat serta masa depan Alvaro Arbeloa di kursi kepelatihan mulai mencuat menyusul spekulasi kehadiran pelatih baru untuk musim depan.

Arbeloa menyatakan bahwa dirinya sangat memahami perasaan negatif yang saat ini tengah dirasakan oleh para pendukung setia klub. Ia menegaskan fokus utama tim saat ini adalah melakukan evaluasi mendalam atas performa mengecewakan tersebut.

"Kami tidak bisa banyak bicara karena kami memahami rasa frustrasi, kekecewaan, dan ketidakpuasan yang pasti kalian rasakan dengan musim ini," ujar Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Pelatih berusia 43 tahun itu juga menekankan pentingnya bagi tim untuk segera bangkit dan memperbaiki setiap kesalahan yang telah dilakukan. Ia meyakini bahwa sejarah klub membuktikan kemampuan Madrid untuk selalu menemukan jalan kembali menuju kejayaan.

"Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah bekerja, menatap masa depan, dan belajar dari semua kesalahan yang telah kami lakukan tahun ini. Kami tahu bahwa Real Madrid selalu bangkit kembali," ucap Arbeloa, Pelatih Real Madrid.

Dalam keterangannya lebih lanjut, Arbeloa mengaku merasakan amarah yang sama dengan para Madridista atas kegagalan musim ini. Penegasan mengenai komitmen untuk mengubah situasi menjadi poin utama dalam pernyataannya setelah laga berakhir.

"Kami adalah tim yang telah jatuh berkali-kali dan bangkit kembali berkali-kali, tetapi saat ini saya memahami kemarahan yang mungkin dirasakan oleh setiap Madridista, sama seperti kami. Itu sangat jelas, dan kami harus bekerja untuk membalikkan situasi ini," tegas Arbeloa, Pelatih Real Madrid.