Real Madrid Pertahankan Alvaro Arbeloa hingga Akhir Musim 2026

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Posisi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid tengah menjadi sorotan tajam setelah kegagalan tim di kompetisi Eropa. Meski tekanan kian meningkat, manajemen klub dilaporkan tidak akan mengambil keputusan terburu-buru untuk mendepaknya dari kursi kepelatihan.

Dilansir dari Detik Sport, klub raksasa Spanyol tersebut diprediksi tetap akan memercayakan kepemimpinan tim kepada pria berusia 43 tahun itu hingga kompetisi musim ini tuntas. Langkah ini diambil di tengah ancaman nirgelar yang membayangi Los Blancos.

Kegagalan terbaru terjadi saat Madrid dipastikan tersingkir dari babak delapan besar Liga Champions pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Kekalahan agregat 4-6 dari Bayern Munich menutup pintu prestasi Madrid di ajang tersebut.

Hasil pahit di Liga Champions menjadi kegagalan ketiga bagi armada Arbeloa sepanjang musim ini. Sebelumnya, Real Madrid juga sudah kehilangan kesempatan memenangkan trofi di ajang Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.

Harapan terakhir Madrid untuk mengangkat trofi kini hanya tersisa di kancah domestik. Namun, perjuangan mereka di Liga Spanyol tergolong sangat berat mengingat selisih poin yang cukup lebar dengan sang rival utama.

Saat ini, Madrid tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 70 poin. Mereka tertinggal sembilan angka dari Barcelona yang kokoh di puncak klasemen, sementara kompetisi hanya menyisakan tujuh pertandingan lagi.

Melihat performa tim yang cenderung tidak konsisten dalam beberapa laga terakhir, membalikkan keadaan di sisa musim menjadi misi yang sangat menantang. Situasi akan semakin sulit bagi publik Bernabeu jika Barcelona berhasil mengunci gelar juara lebih awal.

Alasan Manajemen Mempertahankan Arbeloa

Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa meskipun internal klub menyadari potensi pemecatan Arbeloa, tidak ada urgensi untuk melakukannya dalam waktu dekat. Arbeloa tetap akan memimpin tim setidaknya sampai seluruh jadwal musim ini berakhir.

Manajemen menilai pemecatan saat musim hampir usai tidak akan memberikan keuntungan strategis yang signifikan bagi klub. Terlebih lagi, kondisi ruang ganti pemain dilaporkan masih sangat kondusif di bawah arahan mantan pemain bertahan tersebut.

Keputusan untuk tidak terburu-buru juga memberikan ruang bagi manajemen Real Madrid untuk mencari suksesor yang tepat. Sejak menggantikan Xabi Alonso pada Januari lalu dari tim akademi, durasi kontrak Arbeloa di tim utama memang tidak pernah dipublikasikan secara resmi.

Dengan bertahannya Arbeloa hingga akhir musim, petinggi Los Blancos memiliki waktu lebih panjang untuk mengevaluasi calon pelatih baru. Beberapa nama besar kini mulai dikaitkan dengan kursi kepelatihan Madrid, mulai dari Jurgen Klopp, Unai Emery, hingga Mauricio Pochettino.