Real Salt Lake Bidik Kebangkitan dalam Laga Tandang Kontra LA Galaxy

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Real Salt Lake (5-1-2) mengincar poin penuh saat melakoni laga tandang melawan LA Galaxy di Stadion Dignity Health Sports Park pada Minggu, 26 April 2026. Pertandingan ini menjadi misi kebangkitan bagi skuat asuhan Pablo Mastroeni setelah rekor enam laga tanpa kekalahan mereka resmi berakhir.

Kekalahan perdana di kandang dialami klub asal Utah tersebut saat menyerah 2-0 dari Inter Miami CF pada Rabu malam lalu. Meskipun didukung oleh 21.512 penonton di America First Field, dua gol cepat tim tamu pada menit-menit akhir pertandingan memastikan Salt Lake gagal meraih poin.

Gelandang Real Salt Lake, Noel Caliskan, tetap optimis dengan daya saing timnya meski baru saja ditumbangkan oleh juara bertahan yang diperkuat pemain bintang.

"I think it's another reminder that we can hang with the best teams in this league. They're the reigning champions, a couple of big players, and I think for 80 minutes, it was a 50-50 game." ujar Noel Caliskan, Gelandang Real Salt Lake.

Caliskan menekankan bahwa para pemain harus tetap berpegang pada kegigihan dan tidak terintimidasi oleh besarnya skala sebuah pertandingan.

"It's about being relentless … and to not care about the occasion." kata Noel Caliskan, Gelandang Real Salt Lake.

Pemain asal Jerman ini memandang laga melawan LA Galaxy sebagai kesempatan untuk segera melupakan hasil negatif sebelumnya.

"Obviously, it's a big game. But I think in order to overcome that, and see it's just another football game." tambah Noel Caliskan, Gelandang Real Salt Lake.

Ia mengonfirmasi bahwa seluruh penggawa tim kini telah memfokuskan energi untuk menghadapi sang rival konferensi di California tersebut.

"It's only three days until the next game, and hopefully we can move on from that loss quickly with a result at the Galaxy. It's a big game for us, against a conference opponent." lanjut Noel Caliskan, Gelandang Real Salt Lake.

Sementara itu, gelandang Stijn Spierings memberikan analisis bahwa efektivitas di depan gawang menjadi pembeda utama dalam kekalahan melawan Miami.

"It felt like we were, and we are, on the right path. I felt the game was decided by two great goals for them. They were quality goals, and the chances we had, we had to finish them. They finished their chances, and we didn't." ujar Stijn Spierings, Gelandang Real Salt Lake.

Menanggapi situasi ini, Pelatih Kepala Pablo Mastroeni meyakini bahwa anak asuhnya memiliki mentalitas yang kuat untuk kembali ke jalur kemenangan.

"Like I've said all year, nothing's changed – the mindset and character of this group is elite." kata Pablo Mastroeni, Pelatih Real Salt Lake.

Mastroeni mengungkapkan kekhawatirannya mengenai tingkat kebugaran pemain akibat jadwal padat yang melanda skuatnya akhir-akhir ini.

"The most important thing is we recover. We were having some bye weeks and I think that didn't build into the fitness we need to be sharp in multiple games." lanjut Pablo Mastroeni, Pelatih Real Salt Lake.

Rencana rotasi pemain tengah dipersiapkan agar tim tetap tampil tajam dan segar saat berlaga di Los Angeles.

"It's really important we put a fresher group out there – a lot of that is going to be down to how the guys recover." tambah Pablo Mastroeni, Pelatih Real Salt Lake.

Ia menjamin bahwa kesiapan fisik menjadi faktor kunci dalam menerapkan strategi permainan yang diinginkan oleh staf kepelatihan.

"It's making sure the guys are healthy and fit to play the way we like. As far as the mentality to bounce back, there's no doubt we'll be ready for the game." tutur Pablo Mastroeni, Pelatih Real Salt Lake.

Pihaknya terus melakukan evaluasi mendalam berdasarkan data dari pertandingan sebelumnya guna mencuri hasil positif di markas lawan.

"It's just taking the lessons we’ve learned from our previous games to find how we get a result in LA." pungkas Pablo Mastroeni, Pelatih Real Salt Lake.

Di sisi lawan, LA Galaxy juga berupaya bangkit dari kekalahan kontra Columbus Crew. Tuan rumah memegang catatan impresif dengan tidak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir saat menjamu Salt Lake di Carson sejak tahun 2014.