Remaja di Pati Dikeroyok hingga Bahu Patah, Dipicu Dendam saat Nontong Dangdut

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pihak kepolisian melakukan olah TKP di jalan Desa Bulumulyo-Kuniran, tepatnya di sebelah timur Gapura Japah, turut Desa Bulumulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Foto: Dok. Polresta Pati

Remaja di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berinisial AFI (18), dikeroyok oleh tiga orang. Diduga korban dianiaya karena pelaku dendam terkait kericuhan saat konser dangdut.

Kapolsek Batangan AKP M Setiawan mengatakan korban dianiaya pada Selasa (7/4) pukul 23.30 WIB di sebelah timur Gapura Japah, Desa Bulumulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Korban sebelumnya dipepet di jalan hingga terjatuh dari kendaraannya.

Setiawan mengatakan salah satu pelaku berinisial RH telah ditangkap pada Senin (20/4) di sebuah proyek bangunan di Jepara. Barang bukti sebuah sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi disita polisi.

"Motifnya dendam pribadi setelah berkelahi di acara dangdut," katanya, Rabu (22/4).

Korban dipukuli hingga patah pada bagian bahu. Selain itu korban juga mengalami retak di bagian rahang.

"Modus pelaku mencegat, mengejar, lalu menjatuhkan korban dan melakukan kekerasan fisik," terangnya.

Atas perbuatannya RH dijerat Pasal 262 Ayat (2) KUHPidana. Polisi juga masih mengejar pelaku lainnya.

"Kami masih melakukan upaya pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Dari hasil pendalaman, keduanya terindikasi melarikan diri ke wilayah Jawa Barat," tutur Setiawan.