Rene van der Gijp Ragukan Kualitas Curacao di Piala Dunia 2026

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Pengamat sepak bola asal Belanda, Rene van der Gijp, melayangkan kritik tajam terhadap kualitas tim nasional Curacao setelah negara Karibia tersebut mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 pada Jumat (15/5/2026).

Penilaian miring tersebut muncul karena performa Curacao di lapangan dianggap tidak solid, bahkan mereka diprediksi akan kalah jika kembali bertanding melawan tim nasional Indonesia dalam waktu dekat.

Ketidakyakinan terhadap level permainan Curacao yang dinilai belum layak bersaing di panggung dunia itu dilaporkan oleh Suara berdasarkan ulasan media Belanda.

"Merupakan keajaiban bahwa Curacao bisa mencapai Piala Dunia. Mereka baru-baru ini kalah melawan China dan Australia, tetapi itu tidak aneh," kata Rene van der Gijp, Mantan pemain timnas Belanda, seperti dikutip dari Soccernews.NL melalui laporan Suara.

Sorotan terhadap kualitas skuad asuhan pelatih asal Karibia ini menguat setelah mereka mencatatkan hasil buruk dalam beberapa laga uji coba terakhir. Van der Gijp menegaskan bahwa kekalahan kemungkinan besar akan kembali diderita Curacao andai mereka berhadapan dengan skuad Garuda.

Catatan sejarah pertemuan kedua negara pada September 2022 menjadi dasar penguat argumen tersebut, di mana tim nasional Indonesia berhasil menyapu bersih dua pertandingan uji coba dengan kemenangan tipis 3-2 dan 2-1 atas Curacao.

Hasil tersebut terbilang mencolok lantaran posisi Indonesia di peringkat FIFA pada tahun 2022 masih berada jauh di bawah Curacao, ditambah lagi komposisi skuad Garuda saat itu belum banyak diperkuat oleh pemain naturalisasi seperti pada tahun 2026 ini.

Meskipun Curacao dipastikan tampil di musim panas Piala Dunia 2026, tim nasional Indonesia sendiri dipastikan gagal melaju ke putaran final setelah langkahnya terhenti pada babak kualifikasi.

Atas situasi tersebut, Van der Gijp menyarankan agar skuad Curacao cukup menikmati momen keberadaan mereka di turnamen tanpa perlu memasang ekspektasi tinggi terhadap hasil pertandingan.