RI hingga Saudi Kecam Israel yang Tunjuk Perwakilan Diplomatik untuk Somaliland

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Anggota tentara Somaliland berpartisipasi dalam parade untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan ke-33 mereka di Hargeisa, Somaliland, 18 Mei 2024. Foto: REUTERS/Tiksa Negeri

Menteri Luar Negeri dari berbagai negara membuat pernyataan bersama terkait keputusan Israel yang mengakui Somaliland dan menunjuk perwakilan diplomatik untuk wilayah tersebut. Somaliland merupakan wilayah separatis yang ingin memisahkan diri dari Republik Federasi Somalia.

"Para Menteri Luar Negeri dari Kerajaan Arab Saudi, Republik Arab Mesir, Republik Federal Somalia, Republik Sudan, Negara Libya, Republik Rakyat Bangladesh, Republik Demokratik Rakyat Aljazair, Negara Palestina, Republik Türkiye, Republik Indonesia, Republik Islam Pakistan, dan Negara Kuwait menyatakan kecaman keras mereka atas pengumuman Israel mengenai penunjukan perwakilan diplomatik untuk wilayah yang disebut "Somaliland", yang dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan, kesatuan, dan integritas wilayah Republik Federal Somalia," demikian bunyi pernyataan dikutip dari keterangan pers Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, Minggu (19/4).

Dalam keterangan itu disebutkan para menteri menolak mutlak semua tindakan sepihak yang merusak kesatuan negara atau melanggar kedaulatan mereka. Mereka memberikan dukungan kuat dan tak tergoyahkan bagi kesatuan, kedaulatan, dan integritas wilayah Somalia.

"Serta bagi institusi-institusi negara yang sah, sebagai satu-satunya perwakilan dari kehendak rakyat Somalia," ucapnya.

Para menteri menilai tindakan Israel merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional, Piagam PBB hingga Akta Pendirian Uni Afrika.

"Serta menetapkan preseden berbahaya yang berisiko merusak stabilitas di Tanduk Afrika, yang berdampak negatif pada perdamaian dan keamanan kawasan secara keseluruhan," ujarnya.

X post embed