Rizky Ridho Minta Maaf Usai Persija Jakarta Gagal Juara Liga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho menyampaikan permohonan maaf kepada pendukung setia klub, The Jakmania, pada Selasa (12/5/2026) setelah timnya dipastikan gagal menjuarai BRI Super League musim 2025/2026. Kepastian tersebut muncul usai kekalahan Macan Kemayoran dari Persib Bandung pada laga pekan ke-32 di Stadion Segiri, Samarinda.

Kekalahan tipis 1-2 dari sang rival membuat posisi Persija tertahan dan tidak mungkin lagi mengejar Persib serta Borneo FC yang berada di puncak klasemen. Ridho mengakui bahwa pencapaian saat ini berada jauh di bawah ekspektasi manajemen dan penggemar di awal musim.

"Musim ini masih menyisakan dua laga sisa, tetapi posisi Persija sudah bisa dipastikan berada di posisi ketiga. Posisi di akhir klasemen yang jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan. Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, The Jakmania," kata Ridho melalui akun media sosial pribadinya.

Bek tengah berusia 24 tahun tersebut menilai perjalanan timnya mengalami penurunan performa yang signifikan sejak memasuki awal tahun 2026. Berdasarkan catatan statistik, Persija gagal mengemas poin penuh dalam tujuh pertandingan dari total 17 laga sepanjang periode tersebut.

"Musim yang tidak mudah, ups and downs dalam sepakbola memang merupakan suatu yang wajar, namun yang terpenting kita harus mengambil suatu pelajaran dari setiap kesalahan yang dibuat. Namun yang saya bisa pastikan, tim ini telah berusaha di jalur yang lebih baik dari setiap tahunnya," ujar Ridho menambahkan.

Ridho juga memberikan klarifikasi terkait ketegangan antar pemain yang sempat mewarnai akhir pertandingan melawan Persib di Samarinda. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh tensi tinggi laga krusial dan seluruh pemain kini telah berkomunikasi dengan baik kembali.

"Pekan 32 kemarin merupakan pertandingan kunci yang menentukan, tensi panas kerap terjadi dalam pertandingan-pertandingan seperti itu, termasuk adanya insiden kecil selepas pertandingan. Adanya insiden itu yang menimbulkan tafsir bermacam-macam, biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya," tutur Ridho.

Meskipun terjadi gesekan di atas rumput hijau, mantan pemain Persebaya itu menekankan bahwa perselisihan tidak berlanjut hingga ke luar lapangan. Ia menyerahkan penilaian insiden sepenuhnya kepada pihak penyelenggara liga atau komisi disiplin.

"Namun yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan, selesai semua itu kami para pemain telah menjalin komunikasi dengan baik," kata Ridho.

Ridho menutup pesannya dengan menyampaikan apresiasi terhadap dukungan serta masukan yang terus mengalir dari para suporter di tengah periode sulit klub asal Ibu Kota tersebut.

"Terima kasih atas semua saran dan kritik yang diberikan kepada kami," ujar Ridho.

Langkah selanjutnya, Persija dijadwalkan melakoni dua pertandingan pamungkas melawan Persik Kediri pada Sabtu (16/5/2026) dan Semen Padang pada Sabtu (23/5/2026). Tim arahan Mauricio Souza ini menargetkan tambahan enam poin guna mengamankan peringkat ketiga dengan total 71 poin di akhir klasemen.

"Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik, setelah itu evaluasi dan pembenahan seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk membuat hasil yang lebih baik lagi untuk Persija!," tutur Ridho.