RSCA Hadapi KAA Gent Demi Amankan Posisi Empat Besar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

RSCA dijadwalkan bertandang ke markas KAA Gent pada Minggu sore untuk menjalani laga ketujuh Champions’ Play-offs guna mempertahankan posisi keempat klasemen sementara. Tim tamu saat ini unggul dua poin atas tuan rumah yang menempati peringkat keenam, empat hari sebelum partai final piala domestik melawan Union.

Pelatih RSCA Jérémy Taravel menekankan bahwa pertandingan di Ghent sangat krusial bagi perkembangan mental anak asuhnya. Persiapan intensif telah dilakukan sepanjang pekan untuk memastikan tim tampil maksimal di tengah jadwal yang padat.

"An important match for both the standings and confidence" kata Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.

Taravel mengonfirmasi bahwa komposisi skuatnya tidak akan lengkap dalam lawatan kali ini akibat masalah cedera dan sanksi pemain. Nathan Saliba dipastikan absen karena gangguan pada pinggul, sementara Killian Sardella masih menjalani masa hukuman larangan bermain.

"I underlined the importance of this match all week long," ujar Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.

Kondisi tim semakin menantang dengan absennya Enric Llansana serta Moussa Diarra yang mengalami benturan di kepala saat laga kontra Club akhir pekan lalu. Meskipun begitu, Nathan De Cat dilaporkan dalam kondisi bugar dan siap bermain penuh selama 90 menit.

"Nathan Saliba is still unavailable due to a hip issue. We are assessing how to get him fit for Thursday’s cup final, but the match against KAA Gent comes too soon. Killian Sardella is still suspended." jelas Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.

Mengenai spekulasi rotasi pemain besar-besaran demi menghemat tenaga untuk laga final pada hari Kamis, Taravel membantah rencana tersebut secara tegas. Ia menyatakan bahwa prioritas utama tetaplah mengamankan peringkat keempat di liga domestik melalui performa yang konsisten.

"No, that will not be the case. This match is important for us in the race for fourth place, which we absolutely want to secure. Again, it is not my habit to rotate heavily, rest players and put everything on the cup final. We simply have two important matches in a short period this week. It is up to me and my staff to manage this situation and decide which players to field so that everyone is fit for kick-off, both on Sunday and Thursday." tegas Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.

Menjaga fokus pemain menjadi tantangan tersendiri bagi staf kepelatihan saat perhatian publik mulai teralihkan ke laga final mendatang. Taravel menggunakan pengalamannya sebagai mantan pemain yang pernah berada di posisi serupa untuk membimbing timnya tetap konsentrasi.

"I experienced the same thing as a player when I played the cup final with Lokeren. In your mind, you are focused on the upcoming match, but at the same time you already look ahead to the final. Everyone wants to play that game and naturally it comes up often. It is my role as coach to channel that and make sure the players stay fully focused on the game against KAA Gent because - and I repeat myself - it is also a very important match for us, both for the standings and for our confidence." papar Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.

KAA Gent dinilai sebagai lawan yang berbahaya karena memiliki kemampuan untuk menggeser posisi RSCA jika berhasil memenangkan laga kandang tersebut. Analisis teknis menunjukkan bahwa tim lawan memiliki organisasi pertahanan yang solid dan serangan yang efektif melalui umpan-umpan panjang.

"They are a team with two faces," kata Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.

Taravel mewaspadai pola permainan Gent yang sering mengandalkan bola-bola jauh ke arah Wilfried Kanga yang sempat menyulitkan timnya pada pertemuan sebelumnya. Strategi untuk mematahkan struktur pertahanan dan memenangkan perebutan bola kedua telah menjadi menu utama dalam sesi latihan terakhir.

"They alternated some very strong performances with weaker ones. They have a solid defensive block and are well organised. Offensively, they play to their strengths and caused us quite a few problems in our previous meeting with their long balls towards Wilfried Kanga. It will be crucial for us to break down their defensive structure and win enough second balls. That is something we worked on during training this week." pungkas Jérémy Taravel, Pelatih RSCA.