NILAI tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Senin, 11 Mei 2026. Rupiah ditutup melemah 32 poin ke level Rp 17.414 per dolar Amerika Serikat. Sementara IHSG ditutup melemah 0,92 persen di level 6.905,6.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya risiko geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal dari Iran. “Ketegangan geopolitik ini terjadi menjelang kunjungan Trump ke Cina yang dijadwalkan akhir pekan ini, di mana ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping di Beijing,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis pada Senin, 11 Mei 2026.
Di dalam negeri, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9.
Sementara itu di pasar saham, sebanyak 251 saham menguat, 442 saham melemah, dan 125 stagnan. Indeks LQ45 pun terkoreksi 1,26 persen ke level 668,63. Berdasarkan data RTI Business, nilai transaksi pada perdagangan hari ini sebesar Rp 20,53 triliun dengan volume 41,47 miliar lembar saham. Sedangkan frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,82 juta kali.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah menilai pergerakan IHSG pekan ini akan dipengaruhi oleh rebalancing atau penyesuaian indeks saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
“Rebalancing MSCI Indonesia yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026 kemungkinan tidak menghadirkan pendatang baru, namun tetap berpotensi memicu pergeseran bobot saham yang dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar secara keseluruhan,” kata Hari dalam keterangan tertulis pada Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, agenda rebalancing berpotensi memicu rotasi portofolio yang dapat menciptakan volatilitas jangka pendek pada saham-saham berkapitalisasi besar.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·