Rusia dan Ukraina saling melontarkan tuduhan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata tiga hari yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Dilansir dari Detikcom pada Minggu (10/5/2026), meski terdapat klaim serangan, sejauh ini belum ada laporan mengenai konfrontasi skala besar dari kedua pihak yang bertikai.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan gencatan senjata ini bertepatan dengan momentum perayaan kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II. Kesepakatan tersebut juga direncanakan mencakup proses pertukaran 1.000 tahanan dari masing-masing pihak dalam waktu dekat.
Pihak militer Ukraina melaporkan adanya aktivitas serangan yang tetap berlangsung di garis depan. Staf Umum Ukraina memberikan rincian mengenai jumlah serangan yang mereka identifikasi sejak dimulainya periode gencatan senjata tersebut.
"Sejak awal hari, jumlah serangan oleh agresor telah mencapai 51," kata Staf Umum Ukraina.
Data dari Angkatan Udara Ukraina menunjukkan intensitas serangan drone Rusia pada Jumat malam berada pada level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Pihak Kyiv mencatat bahwa Rusia hanya mengerahkan 44 pesawat tanpa awak dalam periode waktu tersebut.
Sementara itu, pihak Rusia memberikan pernyataan balasan mengenai situasi di lapangan. Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa pasukan Ukraina tetap melakukan tindakan ofensif meski status gencatan senjata telah dideklarasikan.
"Meskipun ada deklarasi gencatan senjata, kelompok bersenjata Ukraina melancarkan serangan menggunakan drone dan artileri terhadap posisi pasukan kami," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Hingga Sabtu, Moskow tidak memberikan angka spesifik terkait jumlah pelanggaran yang dilakukan pihak lawan. Namun, jatuhnya korban jiwa warga sipil akibat serangan pesawat tak berawak dilaporkan tetap terjadi di wilayah Zaporizhzhia dan Dnipropetrovsk.
Gubernur wilayah Belgorod, Vyacheslav Gladkov, melaporkan adanya tiga orang yang terluka akibat serangan drone milik Ukraina di wilayah Rusia barat. Ia juga memberikan keterangan terkait situasi keamanan di ibu kota selama acara kenegaraan berlangsung.
"Di wilayah Belgorod di Rusia barat, tiga orang terluka akibat serangan pesawat tak berawak Ukraina," kata gubernur Vyacheslav Gladkov.
Gladkov memastikan bahwa agenda besar di Moskow tidak mengalami gangguan keamanan yang berarti. Hal ini merujuk pada seremoni militer tahunan yang digelar di pusat kota.
"Tidak ada serangan yang tercatat pada parade Hari Kemenangan Rusia di Lapangan Merah," tambah Vyacheslav Gladkov.
Sejarah konflik selama empat tahun ini mencatat bahwa gencatan senjata jangka pendek, yang biasanya diinisiasi saat Paskah Ortodoks, hampir selalu diikuti oleh klaim pelanggaran timbal balik. Perang ini telah menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II dengan jutaan warga yang terpaksa mengungsi.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·