Rustini Muhaimin ajak warga kembali ke keluarga lewat Return to Family

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin Iskandar mengajak warga negara Indonesia untuk kembali ke keluarga masing-masing melalui gerakan “Return to Family”.

Menurut Rustini, gerakan “Return to Family” bukan sekadar aksi turun ke jalan, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi keluarga di Indonesia pada saat ini.

“Hari ini kita tidak sekadar berkumpul. Kita hadir membawa kegelisahan, cinta, dan tanggung jawab besar untuk menyelamatkan fondasi bangsa, yaitu keluarga,” ujar pasangan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tersebut dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu..

Menurut dia, kekuatan bangsa sangat bergantung pada kekuatan keluarga. Akan tetapi, kondisi keluarga di Indonesia pada saat ini menghadapi tantangan besar, terutama akibat derasnya pengaruh digital yang mulai menggerus komunikasi dan nilai-nilai dalam rumah tangga.

“Bangsa yang kuat lahir dari keluarga yang kuat. Namun, hari ini, anak-anak tumbuh tanpa pendampingan yang utuh, komunikasi melemah, dan nilai-nilai luhur mulai terkikis,” katanya.

Oleh sebab itu, dia mengajak warga untuk kembali memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan karakter melalui gerakan tersebut.

“Ini bukan langkah mundur, melainkan upaya menguatkan akar. Keluarga adalah sekolah pertama, ibu adalah madrasah utama, dan ayah adalah pilar yang tak tergantikan. Ketika rumah kuat, bangsa akan berdiri kokoh,” ujar

Ia kemudian mengingatkan seluruh warga bahwa pengasuhan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Mari hadirkan kembali kehangatan dalam keluarga, kurangi jarak yang diciptakan oleh layar, dan perkuat komunikasi serta kasih sayang dalam rumah kita,” serunya.

Ia juga mendorong para pemangku kebijakan untuk menghadirkan regulasi yang berpihak pada keluarga, melindungi anak, serta memperkuat peran perempuan dalam pengasuhan.

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.