Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendatangi kantor Perusahaan Otobus (PO) Antar Lintas Sumatera (ALS) di Medan usai kecelakaan maut bus ALS dan truk tangki BBM yang menewaskan sejumlah orang. Dalam kunjungannya, Bobby memastikan keluarga korban mendapatkan fasilitas pendampingan, termasuk bantuan keberangkatan ke Palembang bagi keluarga korban.
Selain menyampaikan belasungkawa, Bobby juga menyoroti data manifest penumpang bus ALS yang dinilai tidak lengkap sehingga menyulitkan proses identifikasi korban. Sementara itu, Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan, baik meninggal dunia maupun luka-luka, akan menerima santunan sesuai ketentuan.
Bobby Temui Keluarga Korban Bus ALS, Minta Semua Difasilitasi ke Palembang
Di kantor PO PT ALS, Bobby Nasution, memastikan agar semua keluarga korban kecelakaan mendapat fasilitas dengan baik.
"Kami sampaikan di sini untuk benar-benar memastikan keluarga korban kecelakaan mendapatkan fasilitas, baik dari Medan ataupun dari kabupaten/kota lain, bahkan yang ada di luar Sumatera Utara. Nah, ALS memberikan fasilitas yang pasti untuk para keluarga korban kecelakaan," kata Bobby saat ditemui usai meninjau PT ALS di Medan, Kamis (7/5).
Sementara Kakanwil Jasa Raharja Sumut, Naswen Andenurdin mengatakan, seluruh korban akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja, baik yang meninggal dunia maupun yang cedera.
"Saya tegaskan bahwa seluruh korban dari penumpang Bus ALS sebagai mitra kami, itu terjamin oleh Jasa Raharja dan berhak mendapatkan santunan berupa santunan sesuai dengan sifat cederanya, ya. Santunan meninggal dunia, santunan biaya perawatan. Kalaupun ada ya catat santunan cacat tetap, dan mungkin juga mungkin ada yang bayar pengobatan sesuai dengan persyaratan dan kriterianya masing-masing, seperti itu," jelas Naswen di kesempatan yang sama.
Bobby Sentil PO ALS soal Data Penumpang Tak Lengkap: Kesulitan Itu Kalian Buat
Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menyentil PT. Antar Lintas Sumatera (ALS) terkait kelengkapan data penumpang bus maut ALS yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki BBM, pada Rabu (6/5).
"Kesulitan itu yang kalian buat sendiri," kata Bobby saat bertemu dengan Direktur ALS," Kamis (7/5).
Direktur ALS Efrijal mengakui adanya perbedaan data manifest penumpang yang berangkat dari Semarang.
"Kita upayakan. Jadi Semarang mengalami kesulitan, maka yang tidak terdaftar. Jadi membutuhkan waktu," ujar Efrijal.
Cerita Istri Sopir Bus Maut ALS ke Bobby: Sudah Kayak Arang
Siti Khadijah, istri dari sopir bus ALS yang terlibat kecelakaan dengan truk BBM, bertemu Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kantor PT ALS di Medan, Sumatera Utara.
"Mertua saya di Bogor, waktu saya mau tes DNA. Kata adik saya, tulangnya sudah kayak arang. Makanya aku enggak kenal lagi," kata Khadijah sambil menahan tangisnya.
Bobby memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mendukung pemberian santunan kepada keluarga korban bersama pihak Jasa Raharja.
"Yang hadir di sini, keluarga kernet dan sopir bus, kami turut berbelasungkawa. Dari Jasa Raharja sudah menyampaikan apa saja kompensasi yang bisa diterima dan apa yang diberikan dari ALS, dan kami pemerintah provinsi siap mendukung semuanya," ujar Bobby.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·