Saat padat, JCH diminta tak paksakan diri ke Masjidil Haram

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Makkah (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mengedukasi jamaah calon haji Indonesia agar memprioritaskan ketahanan fisik demi kelancaran puncak ibadah haji, yakni wukuf di Padang Arafah dengan tidak memaksakan diri ke Masjidil Haram saat padat..

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Daker Makkah PPIH Arab Saudi Abdillah M Thohir di Makkah, Minggu, mengatakan untuk mencegah kelelahan fisik di tengah cuaca panas dan kepadatan kota suci, jamaah calon haji disarankan untuk memanfaatkan fasilitas ibadah yang letaknya berdekatan dengan penginapan.

"Tidak perlu memaksakan diri ke Masjidil Haram di waktu-waktu padat. Gunakan fasilitas masjid di sekitar hotel, termasuk mushala yang kami siapkan di penginapan, dalam rangka menjaga ketahanan fisik jamaah calon haji," ujar Abdillah.

Terkait kedatangan jamaah calon haji yang baru tiba dari Jeddah dan langsung menuju Makkah, Abdillah mengimbau agar mereka beristirahat sejenak sebelum melaksanakan umrah wajib dan menahan diri dari euforia ibadah sunah yang berlebihan di hari-hari berikutnya.

"Kami mengimbau agar jamaah calon haji tidak memforsir diri. Tujuan utama bapak dan ibu hadir di sini adalah untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Silakan beribadah sunah, namun jangan sampai kelelahan sehingga saat pelaksanaan wajibnya fisik tetap terjaga dengan baik," kata Abdillah.

Abdillah menambahkan, pihaknya terus melaksanakan visitasi dan edukasi secara sinergis untuk memastikan kesiapan fisik maupun pemahaman manasik para jamaah calon haji.

"Hari ini kami melaksanakan visitasi dan edukasi kepada jamaah calon haji asal Embarkasi Banjarmasin (BDJ 1 dan BDJ 3) di Tower Al-Hidayah. Alhamdulillah jamaah calon haji tampak sangat antusias, sehat, dan ceria," ujar Abdillah usai kegiatan di Mushala Tower 4, Hotel Al Hidayah.

Ia menjelaskan, edukasi tersebut melibatkan kolaborasi berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, layanan lansia dan disabilitas, hingga bimbingan ibadah. Tujuannya adalah memastikan seluruh jamaah calon haji siap sepenuhnya menyambut wukuf pada 9 Dzulhijjah mendatang.

Baca juga: Petugas terapkan buka tutup di Terminal Ajyad jaga keselamatan jamaah

Baca juga: Wamenhaj: Jamaah gelombang kedua harus cukup istirahat di pesawat

Baca juga: Kemenhaj bakal beri sanksi tegas terhadap pelanggar aturan haji

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.