Saham BBRI Dorong Kenaikan IHSG Lewat Rencana Pembagian Dividen

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan sebesar 2,34 persen ke level 7.775,95 pada Selasa (14/4/2026) berkat dorongan kuat dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Emiten perbankan plat merah ini mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 2,67 persen ke posisi Rp3.460 per lembar saham hingga penutupan perdagangan sore hari.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, pergerakan positif saham BBRI memberikan kontribusi bobot sebesar 14,11 poin terhadap laju IHSG. Kenaikan ini terjadi di tengah rencana perusahaan untuk membagikan sisa dividen tunai tahun buku 2025 kepada para pemegang sahamnya.

Analisis dari influencer pasar modal Ellen May menunjukkan bahwa fundamental perusahaan yang kokoh menjadi alasan utama penguatan saham tersebut, meski sempat tertekan faktor makroekonomi. Saham BBRI tercatat telah mengakumulasi pertumbuhan sebesar 4,53 persen dalam kurun waktu satu pekan terakhir.

"Valuasinya murah untuk investasi jangka panjang, tapi untuk jangka pendek hingga menengah dalam setahun ke depan diprediksi masih akan lambat gerakannya," ujar Ellen May, Influencer. Ia menambahkan bahwa investor kemungkinan besar mengincar keuntungan dari strategi dividend investing mengingat imbal hasil yang ditawarkan cukup tinggi.

Berdasarkan data perhitungan UBS, rasio price to book value (PBV) BBRI berada di level 1,8 kali untuk tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan penurunan valuasi dibandingkan tahun 2023 dan 2024 yang masing-masing sempat menyentuh level 2,5 kali dan 2,4 kali.

Kondisi fundamental yang solid ini juga menarik minat investor kawakan Lo Kheng Hong yang mengonfirmasi kepemilikan 64,64 juta lembar saham BBRI sejak Maret 2025. Pada saat itu, nilai investasi individu tersebut mencapai sekitar Rp239,79 miliar dengan harga beli di kisaran Rp3.710 per saham.

Manajemen BBRI telah menetapkan total dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp52,1 triliun atau setara Rp346 per saham. Jumlah ini mencerminkan kenaikan rasio pembayaran dividen menjadi 92 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 86 persen.

Dari total nilai tersebut, BBRI telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp137 per saham pada Januari 2026 lalu. Dengan demikian, sisa dividen sebesar Rp209 per saham atau total Rp31,47 triliun dijadwalkan akan dibayarkan kepada investor pada 8 Mei 2026 mendatang.

Jadwal Pembagian Dividen BBRI 2026Agenda DividenTanggal Pelaksanaan
Cum Dividen Pasar Reguler20 April 2026
Ex Dividen Pasar Reguler21 April 2026
Recording Date22 April 2026
Pembayaran Dividen8 Mei 2026

Proses administrasi pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen akan dilakukan pada 22 April 2026. Persetujuan mengenai kenaikan payout ratio ini sebelumnya telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham tahunan perusahaan.