Jadi intinya...
- Axel menerima ancaman serius dari Dominique melalui Blade, mengancam keselamatan keluarga.
- Kedatangan Aqeela yang ceria secara tak terduga memecah ketegangan di ruangan.
- Axel bersiap menghadapi masalah keluarga, didukung penuh oleh Danuel jika situasi memburuk.
Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Asmara Gen Z Episode Kamis 21 Mei Pukul 17.00 WIB mengisahkan, suasana di dalam ruangan mendadak mencekam saat ponsel Axel berdering. Di ujung telepon, suara Blade terdengar panik membawa pesan peringatan dari Dominique. Ancamannya tidak main-main: Axel dan yang lainnya harus segera kembali, atau keselamatan seluruh keluarga mereka akan menjadi taruhannya.
Mendengar gertakan itu, Axel langsung menyahut dengan nada tegas: "Jangan gegabah dan jangan lakukan apa pun sebelum gue sampai di sana!"Seketika, keheningan yang berat menyelimuti ruangan. Amarah dan ketegangan terpancar jelas dari wajah semua orang yang hadir. Anggota dari kubu Chaos Crew, Gaspol, hingga Slay Queen hanya bisa terpaku di meja masing-masing dengan pikiran yang berkecamuk.
Di salah satu sudut, Jolina tampak tenggelam dalam dunianya sendiri. Wajahnya terlihat sangat serius, menimbang-nimbang apakah ini saat yang tepat untuk membicarakan masalah pelik tersebut kepada Noel. Namun, lamunannya langsung buyar berkat sebuah interupsi yang tak disangka-sangka dari arah depan.
Suara ceria yang sangat familier tiba-tiba memecah keheningan yang kaku. Itu Aqeela, yang melangkah masuk dengan senyum lebar tanpa beban. Kedatangannya yang mendadak dan kontras dengan situasi saat itu sukses membuat seisi ruangan terperanjat.
Victoria bahkan sampai berlari keluar dari dapur karena saking terkejutnya. "OH MY GOD... AQEELA?!" serunya dengan mata membelalak tak percaya. Namun, belum sempat Victoria melangkah mendekat untuk menyambutnya, Aqeela langsung mengangkat tangan dan menahan langkahnya dengan gaya khas, "STOP. RIGHT. THERE!"
Sementara itu di tempat lain, atmosfer terasa jauh lebih panas. Axel dan Ares sudah mengenakan jaket mereka, siap untuk langsung melesat ke lokasi pertempuran. Di tengah persiapan yang terburu-buru itu, ponsel Axel kembali bergetar. Sebuah pesan darurat dari Blade masuk:
“Tolong cepet pulang, Axel! Gue nggak sanggup kalau harus ngeliat orang-orang yang nggak bersalah sampai jadi korban di sini!”Membaca pesan itu, amarah Axel kian menyala. Dengan tatapan tajam, ia menatap Ares dan Danuel. "Gue bener-bener nggak bisa tinggal diam atas apa yang udah Oma lakuin ke Papa," ucapnya dengan nada bicara yang ditekan, menahan geram. Cassandra yang berada di sana pun mengeluarkan kekesalannya, "Gue juga benci banget, muak harus terus-terusan terlibat dalam drama ini!"
Begitu Axel, Ares, dan Cassandra berbalik untuk melangkah pergi menerjang badai yang menanti, Danuel tiba-tiba menahan lengan Axel. Dengan tatapan mata yang dalam dan penuh wibawa, Danuel memberikan jaminan terakhirnya, "Kalau situasi di sana makin kacau dan nggak terkendali... langsung hubungi Om. Om bakal langsung datang ke sana untuk kalian."
Ratu Meta Rekam Lagu Baru Cuma Lima Menit, Dangdut Satir Soal Hubungan Singkat Zaman Now
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·