Saksikan Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Senin 25 Mei Pukul 20.00 WIB di SCTV.

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Beri Cinta Waktu Episode Senin 25 Mei mengisahkan, Trian segera membawa Cahyadi ke rumah sakit setelah kondisi ayahnya semakin mengkhawatirkan. Dari kejauhan, Rama melihat kedatangan mereka. Namun ia merasa ada yang berbeda dari sikap Trian kali ini. Trian tampak dingin dan seolah sengaja menghindarinya. Rama pun hanya bisa memperhatikan sambil bertanya-tanya dalam hati. Ia merasa Trian tidak ingin dirinya ikut campur dalam penanganan Cahyadi.

Sesampainya di rumah sakit, Cahyadi langsung mendapat perawatan intensif dan dipindahkan ke ruang rawat. Trian terlihat sangat terpukul melihat kondisi ayahnya yang terbaring lemah. Baginya, Cahyadi adalah satu-satunya keluarga yang masih ia miliki saat ini. Dengan penuh rasa cemas dan haru, Trian terus memohon agar sang ayah bisa bertahan melewati masa kritis tersebut. Kesedihan jelas terlihat dari wajahnya yang dipenuhi rasa takut kehilangan.

Setelah dari rumah sakit, Trian pergi bersama Bimo menggunakan mobil. Namun di tengah perjalanan, kendaraan mereka tiba-tiba mengalami gangguan hingga terpaksa berhenti di jalan yang sepi. Situasi yang awalnya tampak biasa berubah mencekam ketika beberapa pria bertopeng mendadak muncul. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang Trian dan Bimo secara brutal. Bimo tak mampu melawan dan akhirnya mengalami luka parah, sementara Trian dibawa pergi secara paksa oleh para pelaku penculikan tersebut.

Bimo yang berhasil diselamatkan kemudian dilarikan ke rumah sakit. Rama yang berada di sana terkejut melihat kondisi Bimo yang babak belur. Dalam keadaan lemah, Bimo sempat memberitahu Rama bahwa Trian telah diculik oleh sekelompok orang tak dikenal. Informasi itu langsung membuat Rama panik dan khawatir.

Di tempat lain, Teguh berbicara kepada Andra di markas persembunyian mereka. Teguh mengatakan bahwa tidak lama lagi Herlina akan bebas. Andra yang mendengar ucapan itu terlihat bingung dan tidak mengerti maksudnya.

Namun tak lama kemudian, beberapa anak buah Teguh masuk sambil membawa seseorang ke dalam ruangan. Andra langsung terkejut saat melihat sosok itu ternyata adalah Trian. Dengan penuh keyakinan, Teguh menjelaskan bahwa ia sengaja menculik Trian untuk dijadikan alat tawar-menawar dengan Cahyadi demi membebaskan Herlina.